Comeback, please ...

Comeback, please ...

  • WpView
    Reads 429
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 6, 2021
MASIH DIREVISI Senandung lagu terdengar dari Zirla yang masih dengan asyiknya berjalan. Dia berhenti bernyanyi kala seseorang dengan mudah menghempaskan tubuhnya ke dinding pagar salah satu rumah di belakangnya. Tentu saja gadis itu tersentak. "Hei-," "Lo, nyatanya omongan gue waktu itu terbukti. Kembali kesini tanpa gue tau lo berubah total." Tampilan yang terkesan berantakan membuat Minda dinilai dari sisi tersebut dibanding bagaimana gadis kelas satu SMA ini berani menolong orang meski kadang dianggap ia sebagai tersangkanya, bukan saksi dan penolong korban. Sekarang, sudah setahun berlalu Minda harus menyudahi sosok ini karena dirinya lebih takut dengan sesuatu yang kini sudah mulai selalu hadir. Bukan adiknya yang baru ketemu setelah bertahun-tahun terpisah. Hanya laki-laki seusianya dimana ia secara tidak sadar memegang kendali penuh atas diri Zirla.
All Rights Reserved
#293
home
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Potato Girl (END) ✔
  • Vyola ✓
  • SEGITIGA SEMBARANG [SELESAI]
  • I'M IN DANGER BECAUSE OF YOU [COMPLETE]
  • UnPerfect Couple [End]√
  • Naura & Lukanya
  • Vladexeoun : Sacred ✅ [COMPLETED]
  • Hidden
  • STORY KEISHA (TAMAT)

Dilarang plagiat! Jauh-jauh sana! Bagi Tina Febiola, menjadi adik dari seorang seperti Abimana Cakra adalah sebuah beban berat yang harus dipikulnya. Bima---kakak Tina, dia begitu sempurna, wajah tampan, tubuh proporsional, karir cemerlang, penyayang pula. Hampir tidak ada cela dalam diri Bima. Berbanding terbalik dengan Tina, mereka kerap dibanding-bandingkan oleh banyak orang, dan perbedaan itu membawa gelenyar tak nyaman untuk Tina. Begitu banyak bully dan cemoohan negatif dari setiap orang yang memandangnya, hingga Tina memutuskan untuk pergi meninggalkan keluarganya dan memilih hidup sendiri. Mulai dengan hidupnya yang miskin dan serba kekurangan. Tak masalah selagi hidupnya tenang dan beban mental memiliki kakak tampan tak lagi menghantuinya. Namun, takdir kadang sebercanda itu. Meski sudah kabur dari rumah, tetapi siksaan bully itu tidak serta merta berhenti begitu saja. Seakan tak cukup sampai di situ, di tempat tinggalnya yang baru, Tina ternyata bertetangga dengan pemuda menyebalkan yang memiliki mulut super julid bin pedas yang kerap mengatainya. Apakah hidup Tina akan mudah setelah itu? Atau sebaliknya? Young-adult story, enjoy! Warning! Terdapat bahasa kasar dan adegan kekerasan. Harap bijak! Copyright @MrsWulandari 2020 Jangan lupa untuk follow, vote, dan komen yaa!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines