claricky

claricky

  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 26, 2017
Aku melangkahkan kaki menuju dapur untuk mencuci piring bekas makanku dan daniel, namun tiba-tiba aku terpeleset dan menjatuhkan semua piring itu hingga pecah tidak terbentuk lagi. aku memungut serpihan kaca dan menaruhnya di tangan kiriku,tiba-tiba daniel dan mendekat ke arahku sambil menjongkok dan memegang tanggan ku yang memegang serpihan kaca itu. lalu di pegangkannya tangan kiriku dan di remasnya sangat kuat, sehingga darah mengalir dari tanganku dan serpihan itu masuk sangat dalam ke dagingku "Ah.. ini sangat sakit daniel! Lepaskan!" "Dasar ceroboh" desisnya tajam Tanpa terasa aku meneteskan air mataku dan menatapnya dengan perasaan yang amat sangat sakit. Namun aku bisa melihat wajah penyesalannya, itupun tak bertahan lama dan di ganti dengan wajah dinginnya Apa karena aku memecahkan itu saja dia semakin menyakitiku lagi dan lagi. --daniel/ricky-- *clarick* cerita ini menguras tenaga dan fikiran anda.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALZEA (TERBIT)
  • ngger adalah vandyku
  • [1] Takdir Putri Kecil Yang Liar
  • Villainess Illusion
  • Forgive Me My Angela
  • Angel
  • BROKEN HEART [END]
  • Alisa's Story
  • My Queen from Southern Sea

(PART MASIH LENGKAP!) Kembali ke masalalu.... Meskipun itu terdengar gila tapi Zea sangat bersyukur telah mengalaminya, meski hanya kembali pada lima bulan yang lalu dan semuanya sudah terlanjur hancur, Zea berjanji akan mengubah jalan hidupnya. Zea akan membuat jalan hidup yang bahagia bersama putranya, dia tidak akan membiarkan putranya terbunuh didepan matanya untuk kedua kalinya. Meskipun putranya adalah hasil dari pemerkosaan yang terjadi secara tidak sengaja, tapi sungguh dengan segenap jiwanya Zea sangat menyayangi anaknya itu. *** "Ayen dengar Buna kan? Ayo buka matanya, temenin Buna di sini, dunia terlalu jahat sayang." "Hahahaha, seorang Antagonis ternyata bisa nangis juga." "Gue emang Antagonis TAPI GUE JUGA PUNYA HATI, KENAPA HARUS ANAK GUE! KENAPA!!!" "Kalian pembunuh!" *** "Hah, gue kembali." "Tuhan terimakasih Tuhan." "Ayen Buna tunggu kamu ya." ❒❒❒ ASLI KARYA SENDIRI NO COPY COPY KAYAK GAK PUNYA OTAK DAN HATI! LO YANG BACA CERITA INI JANGAN PERNAH ADA NIAT SECUIL PUN BUAT COPY ATAU PLAGIAT CERITA GUE! LO PIKIR BUAT INI GAMPANG? ENGGAK! MAKANYA JANGAN AMBIL HAK MILIK ORANG Kalau suka sama cerita ini boleh, tapi gausah ngejiplak kesannya kayak gak punya otak buat mikir karya sendiri Oke sekian. Maaf terlalu kasar tapi ini DEMI KEBAIKAN BERSAMA

More details
WpActionLinkContent Guidelines