Masa SMP

Masa SMP

  • WpView
    Leituras 6,345
  • WpVote
    Votos 110
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, mar 17, 2017
Berawal dari kemalasan dan ketidak seriusan beberapa murid kelas, berawal dari kata 'hai' hingga menjadi tangisan yang tak diundang . ini adalah kisah anak smp yang menjadikan uang jajan alasan utama kesekolah, bukan matematika yang mereka tunggu, bukan bahasa indonesia yang mereka terapkan, bukan ipa yang mereka utamakan, dan bukan bahasa inggris yang mereka pakai. Mereka para pejuang, cuma cara mereka berbeda. Bandel, ucapan yang paling sering mereka dengar dari seorang guru yang berdiri tepat didepan mereka. Bangun pagi, pulang sore bukan karena mereka semangat kesekolah tapi karena ada absen yang berjalan tiap harinya. Lalu, apa akhir dari kisah mereka nanti? Bahagian atau sebaliknya. Baca ya.
Todos os Direitos Reservados
#7
92
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Bitter Memories√
  • BK VS BAD GIRL {END} ✓
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • Catatan Si Munyuk (TAMAT) √
  • penyesalan
  • Simple Life, Unsimple Love (TAMAT)
  • Class
  • Clingy For You (END)
  • Putih Abu Abu (BxB)

Kenangan pahit? Ya, pahit. Itu yang di alami oleh siswa siswi kelas 12 IPA 3, niat mereka hanya ingin mengenang masa-masa sekolah mereka, sebelum mereka benar benar harus berpisah mengingat ujian akhir sudah selesai. Tetapi malah membuat mereka mengalami hal-hal yang tak cukup indah untuk di ingat. "Ayo jalan-jalan ke sekolah" -Astrella "Sinting lo ya? malam-malam kaya gini ngajak ke sekolah, lagian mau ngapain coba?" -Jaina "Ayo mengarungi waktu, jaman-jaman kita masih kelas 10. Mengingat apa aja yang udah kita laluin bareng-bareng" -Astrella "Mana seru kalau cuma segini" -Fioni "Hari sabtu malam. Ajak semua anak kelas" -Viani "Yaa, kita nikmatin malam itu bareng-bareng sebelum kita benaran pisah" -Dwi "Oke deal!" Bermula dari keisengan, lalu berakhir tragis. Jangan bermain-main dengan hal yang tak dapat dilihat. 2907

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo