My Idol

My Idol

  • WpView
    Reads 1,084
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 14, 2017
Bertemu dengan seseorang yang menjadi idola itu sungguh menyenangkan. Terlebih jika orang itu adalah artis ternama yang sangat diidolakan banyak orang. Hmm.. Tapi tidak demikian yang terjadi padaku. Aku lebih bahagia jika bertemu dengan idolaku, dia. Dia, yang walaupun bukan artis, bukan model atau apapun itu. Dia juga bukan orang yang terkenal di dunia ini. Dia hanya seseorang yang selalu membuatku terpana, dan tergila-gila. Dia idolaku. Aku sangat suka padanya. Aku lebih seperti orang yang bodoh saat didekatnya. Senyumnya saja membuatku mabuk, suaranya membuatku ingin menjerit, dan perhatiannya padaku membuatku selalu gila. Okay fixs, ini over lebay, tapi itulah dia. My Idol.
All Rights Reserved
#41
myidol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dusk In Your Eyes
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • ELZEAN [On Going]
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Friendship In Love
  • Forbidden Love
  • My Life is My Secret - IMiaw
  • KEPERGIAN SENJA
  • Arsyilazka
  • Keano

Pernah mengenalmu dalam hidupku adalah anugerah. Menjadi dekat dengan mu adalah keajaiban. Di cintai lelaki seperti mu adalah keberuntungan. Puncak kebahagiaan ku adalah, ketika aku tahu bahwa esok hari kamu masih berpijak di bumi dan tetap menjadi milikku. 🌼 🌼 🌼 "Keinginan mu bukan? Baik, sekarang ini akan ku lepas, jangan salahkan aku, jika aku menemukan mu lagi kelak, tak akan ku lepas kau semudah itu." Sang gadis mengusap kasar pipinya yang berlinang air mata. Bukankah ini kemauan nya? Akhirnya di lepaskan dari kengkangan kehidupan ganas. Lalu, mengapa melangkah menjauh seakan salah? Gadis itu mengangguk, mencoba meyakinkan diri sendiri, "Tentu, aku rasa aku akan lebih bahagia sekarang. Selamat tinggal, terimakasih semuanya, jika saja ada yang bisa aku kembalikan, akan ku lakukan." "Bukan selamat tinggal, sampai jumpa kembali." Sebelum sang gadis kembali menyela, lelaki itu cepat-cepat buka suara, "Aku akan menemukan mu lagi." Mendengar hal itu, gadis putih itu tersenyum lembut, "Semoga." 🍂 🍂 🍂

More details
WpActionLinkContent Guidelines