Sacred Vampire

Sacred Vampire

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 20, 2017
Cover by : @YuInEl "Kenapa kau tidak lari seperti biasanya,Cho Kyuhyun?" "Apa yang akan kau lakukan dengan kedua tangan yang gemetaran itu?" "Aku dapat melihat dengan jelas ketakutanmu itu,bodoh" Hening.Aku hanya memfokuskan diri pada dahan-dahan kokoh yang saat ini menjadi tempatku berpijak.Walau terlihat kokoh dan kuat,namun tidak mengurangi rasa takut yang melandaku saat ini.Aku sangat takut.Namun aku tidak akan menyerah walau langkahku penuh dengan kewaspadaan.Ditambah lagi saat ini aku sudah berada pada ketinggian 10 meter dari atas permukaan tanah.Menyadari hal itu, entah kenapa kepercayaan diriku semakin bertambah pada ketinggian 15 meter.Sedikit senyuman mulai menghiasi wajahku yang semakin memucat.Aku akan membuktikan bahwa aku tidak lemah. "Karena aku tahu kau tidak akan mampu menyusulku,Cho Kyuhyun.Ditambah lagi kau hanyalah manusia biasa."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FOREVER || myg x y/n (END)
  • PROblem ✓
  • I'm a Girl, Bos!
  • Shining Star
  • My Friend and My Bestfriend
  • Mianhae(SongJoongKi)
  • Ice Girl
  • Dua Jiwa, Satu Hidup
  • The Darkness of The Light [END]
  • 𝐋𝐈𝐄𝐒, 𝐋𝐈𝐅𝐄, 𝐋𝐎𝐕𝐄

"Kita baru menikah dua bulan, bagaimana mungkin kau bisa hamil secepat ini, Y/n?" -Yoongi- "Bukankah seharusnya kita bahagia? di luar sana, banyak pasangan yang menghabiskan waktu sangat lama untuk memiliki anak. Tapi kita diberi hadiah secepat ini, Yoon" -Y/n- "Aku bahkan belum terfikirkan untuk memiliki anak dalam waktu dekat. Apa alat tes kehamilan sudah akurat? bisa saja alat itu salah. sebaiknya kita periksa ke dokter kandungan." -Yoongi- "Kalau kehadiran anak ini membuat kita bertengkar terus, aku lebih milih anak ini hilang dari kandunganku." -Y/n- "Aku dan istriku harus menunggu sampai tiga tahun untuk kehadiran Kim Yeo Joon di hidup kami. Kau dan Y/n sangat beruntung, Hyung" -Namjoon- "Pria mana yang tidak bahagia ketika istrinya hamil? Aku bahagia. Namun rasa takutku ini jauh lebih besar. Aku takut gagal menjadi sosok Ayah yang baik untuk anakku." -Yoongi- "Aku cemburu. Bukan karena penggemarmu. Bukan pula karena berita dating yang dibuat-buat oleh penggemarmu. Tapi Aku cemburu dengan wanita diluar sana yang bisa leluasa menghabiskan waktu bersama suaminya, yang bisa mengunggah setiap momen di sosial media tanpa perlu memikirkan perasaan orang lain. Aku ingin seperti pasangan suami istri pada umumnya. Bisakah kita seperti itu?" -Y/n- "Dari awal kau sudah tau apa pekerjaanku dan konsekuensi menikah dengan orang sepertiku. Aku pernah bertanya padamu saat malam pertama pernikahan kita tentang hal ini. Dan kau bilang tidak masalah, kau tidak merasa keberatan. Lalu mengapa saat ini dipermasalahkan? Sejujurnya, Aku pun tidak menginginkan situasi seperti ini. Aku bahkan ingin sekali memberitahukan kepada seluruh dunia tentang statusku, tentang keberadaanmu dan semua hal yang sudah kita lalui. Tapi Aku belum bisa melakukan itu sekarang. Mohon bersabarlah istriku. Hari itu pasti akan tiba. Hari dimana Aku memperkenalkanmu ke seluruh dunia." -Yoongi-

More details
WpActionLinkContent Guidelines