Can You See Me

Can You See Me

  • WpView
    Leituras 1,712
  • WpVote
    Votos 131
  • WpPart
    Capítulos 9
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jul 14, 2019
"Aku membencimu" Querra menatap nyalang mata Revan seraya berusaha melepas rangkulan Revan ditubuhnya "Dan aku mencintaimu" Balas Revan dengan menatap wajah Querra lembut. "Berhenti melakukan hal bodoh seperti ini. Kita sudah memiliki jalan masing-masing. Kau dengan Alisha dan aku dengan Malvin" Balas Querra dingin menatap tajam mata Revan Revan terkekeh mendengar ucapan Querra "Aku tidak peduli. Aku akan menghancurkan jalinan kasihmu sayang" "Semuanya telah berubah. Jangan bersikap seperti ini. Kau harus sadar jika statusmu saat ini calon adik iparku dan Malvin calon kakak iparmu" Querra masih berusaha melepaskan kungkungan tangan Revan ditubuhnya. Revan mengulum senyum lalu mendekatkan bibirnya ke telinga Querra "Semuanya telah berubah sayang. Termasuk perasaanku terhadapmu. Kebodohanku dulu yang tidak memilihmu. Tapi itu tidak penting, kau akan tetap menjadi milikku" Revan tersenyum lalu menarik dagu Querra mendekat, menyecap bibir gadis yang dulu pernah di tolaknya mati-matian.
Todos os Direitos Reservados
#142
dilema
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • RION IS MY MANTAN!
  • Perjodohan Tak Terduga
  • my perfect revenge (End)
  • the other side
  • Don't Talk About Money
  • [2] Baby, Dont Cry [SUDAH DITERBITKAN]
  • COMPLICATED
  • REVANO UNTUK REVA
  • faded love (COMPLETE)

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo