Love In Pain

Love In Pain

  • WpView
    LECTURAS 150
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 3, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Prolog Sore itu langit sedang bergemuruh. Diantara awan berwarna abu-abu pekat, Camila mendesah bosan di meja ruang kerjanya. Pekerjaannya sebagai admin di sebuah kantor pemasaran Brand Broadbrand ternama sudah selesai semenjak tadi. Camila melirik jam dinding di atas dispenser air. Pukul 05.05 pm. Sudah waktunya pulang, tetapi tubuh Camila seakan terpaku diantara kursi dan mejanya. Di liriknya meja kosong di ujung koridor. Sepi, sang pemilik meja sejak pagi tadi tak menunjukkan batang hidungnya. Pun puluhan pesan dan miss call dari Camila tak terbalas. Camila merosot di kursinya. Dengan enggan dia berdiri. Meraih tasnya dan berjalan menuju mesin absen. Huft!! Camila menghembuskan nafas, mencoba melepas kegelisahan diantara penat nya hari. Sebelum pergi di liriknya lagi meja kerja di ujung koridor. Ada sebuah senyum yang tak lagi terkembang di sana. Camila melangkah keluar menyusuri tangga turun ke lantai dasar. Hanya ada Andien, resepsionist yang bersiap pulang juga. "Belum pulang lo say?" Sapa Andien. Camila menggeleng pelan. "Ya udah gue pulang duluan ya." Andien pun berlalu pergi. Meninggalkan Camila yang masih enggan berjalan keluar. Tapi di paksakannya, dia sungguh tak ingin terkunci di kantor sendirian, hal yang sangat menyeramkan. Gontai Camila berjalan menyusuri jalan berpaving di depan gedung kantornya. Ketika gerimis mulai turun. "Camila" satu suara memanggil namanya. Dan ketika Camila mendapati sang pemilik suara. Saat itu juga ia menghambur kedalam sebuah pelukan hangat, bersama detak dan aroma nafas yang menyeruak ke rongga hatinya. "I miss you Christ." Bisik Camila. Dan hujan membasah, memayungi dua manusia yang melepaskan kerinduan yang tertahan. Dibawah rintik hujan mereka berpelukan tanpa kata. Namun setiap deru nafas mereka bicara. Menyatakan ribuan rindu yang terpendam.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Abraham Salim (Book Satu) #Googleplaybook #JE Bosco Publisher
  • BronSAn
  • Love in Difference
  • My Big Boss
  • Eat, Bread and Love (TAMAT)
  • One Night Stand - POSSESSIVE ALDEN (Terbit cetak!)
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • YES, BOSS ! (SELESAI)
  • in verso aeternaria
  • My Beloved Mr. Hwang (Tamat)

Prolog (cerita akan di revisi) Hi, namaku Agatha Anne Anindita, aku biasa di panggil Anne. Saat ini aku berusia 25 tahun dan bekerja di sebuah perusahaan travel agent sebagai seorang tour guide. Aku mengawali karirku sebagai seorang freelancer dari sebuah travel agent saat usiaku masih 19 tahun. Awalnya pekerjaan ini kukerjakann untuk membantu biaya kuliahku karena aku ingin mandiri. Tapi aku justru jatuh cinta pada pekerjaanku. Pekerjaan yang membawaku mengelilingi nusantara, bertemu dengan orang dari berbagai kalangan, berbagai latar belakang, bahkan berbagai negara. Selama enam tahun bekerja sebagai seorang tour guide semua berjalan lancar dan normal bahkan cenderung monoton, sampai suatu saat aku ditugaskan untuk mengantar tamu VVIP pertamaku. Duniaku seolah jungkir balik dibuatnya. Kurasa dia bukan saja tamu VVIP bagi perusahaan tempatku bekerja, dia juga tamu VVIP dalam kehidupanku. Seorang laki-laki pertama yang mampu mendobrak benteng pertahananku setelah sekian lama terkunci dan entah dimana kusimpan kunci itu. Pesonanya membuatku jatuh dan semakin dalam berkubang dalam lumpur asmara, tapi realita kehidupannya yang rumit membuatnya datang dan pergi secara misterius dalam kehidupanku membuatku berkali-kali terpaksa menelan pil pahit. Aku tidak tahu apakah aku akan betahan dalam kubangan ini sementara aku harus berkali-kali menelan kekecewaan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido