N . A . P . I

N . A . P . I

  • WpView
    LECTURAS 304
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 13, 2019
Sudah satu setengah tahun Dia tidak mendapat kabar berita dari orang yang selama ini dia pertahankan. Semenjak hari itu, malam dimana Suasana sedikit canggung dengan obrolan yang bikin dia bingung. Duduk didepan wanita yang anggun ,cantik bahkan sangat begitu akrab dengan orang tua lelaki yang sampai saat ini masih dia sayang. Pertemuan yang entah memang di sengaja ini membuat dia bertanya tanya. Dimana lelaki itu? Mengapa dia diundang dinner bersama keluarganya sementara itu tak ada sepatah katapun pembahasan mengenai mu. Tak satu pesan pun Dia terima. Situasi seperti apa ini. "lika? Sini duduk disebelah tante. Kamu cantik sekali, ini kali pertama kita ketemu ya. Om sama tante sudah sedikit banyak tau tentang kamu. " makasih tante. ( lika tersenyum ) " om seneng akhirnya bisa ketemu kamu. Apa kegiatan kamu sekarang. Denger denger orang tua kamu bisnis kulinernya lancar dan udah banyak cabangnya ya. " iya om, sekarang lika pengennya sih buka galeri seni gitu . Tapi Papa maunya lika pelajari bisnis biar bisa nerusin usaha kulinernya . Tapi hal yang buat dia kaget. Siapa wanita itu? " wah seru dong ya. Kamu bisa bisnis kuliner juga bisa dong bagi waktu buat ngurusin galeri kamu. Lika tersenyum sedikit heran. Dia tau gue? Siapa tu orang.
Todos los derechos reservados
#7
pacarku
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End)
  • Sudut pandang (felisha)
  • Unplanned marriage
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • [A]. STEREO [✔]
  • I Want You To Know(SLOW UPDATE)
  • Arunika

Keheningan sesaat dalam kamar hotel mewah tetsebut. Yang ada hanyalah desah nafas dua insan yang telah usai mendaki puncak dari kenikmatan dunia. Pakaian mereka masih utuh dan lengkap tapi dua bagian tubuh mereka telah menyatu. Chika perlahan berdiri dari tubuh Renra. Ia merapikan celana dalamnya. Dan melihat Renra yang masih berusaha mengatur nafasnya. "Itu sebagai pengingat buat lo Ren. Gue adalah Lonte. Sampai kapan pun, meski gue udah berhenti. Orang akan tetap menganggap gue lonte. Gue cuma nggak mau ngerusak nama baik lu, nama baik keluarga lu. Akan banyak badai yang harus kita hadapi andai lu sama gue. Dan gue nggak siap buat itu. Lo masih banyak pilihan untuk hidup lo. Dan pilihan itu bukan gue. Tapi, kalau lo ngebutuhin gue. Lo masih nyimpan nomor gue." Setelah mengambil tas dan memasukkan amplop coklat itu ke dalam tas jinjingnya. Chika pun pergi meninggalkan Renra yang masih setengah sadar. Mata sayunya hampir saja tertutup menerima kenikmatan membahana yang diberikan Chika. "Chi. . Chi. . Chi. . " Hanya itu yang keluar dari mulutnya dengan tangan yang mencoba menggapai. *** Cerita tentang anak-anak manusia yang mencoba menemukan arti cinta sejati. Didalam pekat dan kelamnya kehidupan mereka. Cinta adalah memilih. Apakah itu tentang materi, status sosial, atau sekedar rupa wajah. Biarlah hati yang menentukan. Cerita ini mengandung unsur dewasa. Tapi, percayalah itu hanya bumbu penyedap. Bagai minum kopi, tanpa suara hujan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido