N . A . P . I

N . A . P . I

  • WpView
    Reads 306
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 13, 2019
WpInfo
Fanfic
Sudah satu setengah tahun Dia tidak mendapat kabar berita dari orang yang selama ini dia pertahankan. Semenjak hari itu, malam dimana Suasana sedikit canggung dengan obrolan yang bikin dia bingung. Duduk didepan wanita yang anggun ,cantik bahkan sangat begitu akrab dengan orang tua lelaki yang sampai saat ini masih dia sayang. Pertemuan yang entah memang di sengaja ini membuat dia bertanya tanya. Dimana lelaki itu? Mengapa dia diundang dinner bersama keluarganya sementara itu tak ada sepatah katapun pembahasan mengenai mu. Tak satu pesan pun Dia terima. Situasi seperti apa ini. "lika? Sini duduk disebelah tante. Kamu cantik sekali, ini kali pertama kita ketemu ya. Om sama tante sudah sedikit banyak tau tentang kamu. " makasih tante. ( lika tersenyum ) " om seneng akhirnya bisa ketemu kamu. Apa kegiatan kamu sekarang. Denger denger orang tua kamu bisnis kulinernya lancar dan udah banyak cabangnya ya. " iya om, sekarang lika pengennya sih buka galeri seni gitu . Tapi Papa maunya lika pelajari bisnis biar bisa nerusin usaha kulinernya . Tapi hal yang buat dia kaget. Siapa wanita itu? " wah seru dong ya. Kamu bisa bisnis kuliner juga bisa dong bagi waktu buat ngurusin galeri kamu. Lika tersenyum sedikit heran. Dia tau gue? Siapa tu orang.
All Rights Reserved
#14
pacarku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIA ADALAH NAJA
  • I Want You To Know(SLOW UPDATE)
  • Oddly Coupley (Complete)
  • [A]. STEREO [✔]
  • Puisi Kegagalan
  • Cukup Mengagumimu [SELESAI]
  • Sudut pandang (felisha)
  • Arunika
  • Red [Cerita Pendek]
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis

*** Aku Nasya Anindya Arkana. Lebih mudahnya, sebut saja Naya. Hari ini adalah hari kelulusanku, setelah kurang lebih empat tahun lamanya aku menempuh pendidikan strata satu di kampus yang ada di ibukota provinsi. Aku satu-satunya anak orang tuaku, maka dari itu sifatku sedikit manja, tapi aku juga mandiri kok. Papaku adalah Papa Arkana, beliau pemilik salah satu perusahaan yang bergerak di bidang properti. Kalau Mama, namanya Gayatri. Agar lebih mudah mengingatnya, sebut saja Mama Iyat. Beliau adalah istri Papa, Mamaku. Mama gak kerja, karena yang kerja anak buahnya. Mama punya beberapa butik di beberapa kota, salah satunya di kota tempat tinggal kami sekarang. Ah iya, aku hampir lupa. Aku juga punya seorang kekasih, dia dua tahun lebih tua dariku. Dia anak dari sahabat Papa. Kami bertemu sejak aku berusia delapan belas tahun, ya benar, saat aku menjadi mahasiswa baru di kampusku. Kekasihku itu dulunya seorang presiden mahasiswa, aku beruntung karena bisa mendapat banyak pelajaran darinya. Kebetulan kami juga mengambil jurusan yang sama, jadi jika aku tidak paham dengan mata kuliahku, dialah yang membantuku dan menjelaskan ulang hingga aku paham. Hubungan kami sudah berjalan sekitar tiga tahun. Lalu satu tahunnya bagaimana, bukankah aku kuliah selama empat tahun? Ya, satu tahunnya adalah masa pengenalan, pendekatan dan perkelahian. Hampir setiap hari dia mengusiliku, katanya agar aku selalu mengingatnya walaupun yang kuingat hanya tingkahnya yang mengesalkan. "Naya, kamu sudah bangun nak, cepat siap-siap" ucap Mama Iyat dari luar kamar. "Iya Ma, ini mau siap-siap" sahut Naya. Naya menutup laptopnya setelah mengupload beberapa kata yang barusan dia ketik disana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines