The Way I Love You

The Way I Love You

  • WpView
    Reads 986
  • WpVote
    Votes 242
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 13, 2017
Aku mencintaimu setulus hatiku... Bisakah kau menatapku? Aku lelah jika terus seperti ini, Jangan samakan aku dengan yang lain, karena aku bukanlah orang itu. Mungkin, kau akan mengerti arti Cinta sesungguhnya jika kelak kau merasakannya. Mungkin, kau akan merasa kehilangan jika aku telah lenyap dari bumi ini. _Naya Arkeisha_ Apakah aku keterlaluan? Munafik? Cercalah aku sepuas yang kau mau.. Kau tak akan pernah menyangka, betapa aku juga pernah mengagumi hal yang berbau kasih sayang. Aku juga sama sepertimu, mempunyai hati yang tulus. Harapan yang membumbung tinggi akan angan-angan dari sebuah kata Cinta. Tapi itu dulu, saat aku belum menyadari betapa berharganya hidup ini untuk dilewatkan dengan hal-hal yang tak berguna seperti itu. _Elvano Adriano_ Copyright©2016 by Lupsvynta
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Aku, Kau, dan Dia (Completed)
  • ARKANAYYA [COMPLETED]
  • RETAK
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • NAUSY
  • WHO ?
  • Regrets of Love
  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • -Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT

[ Noyaa Min ] Kemarin, kemarin, dan kemarin lagi, aku mencintai seseorang. Tetapi, hatiku salah memilih, dia memiliki pasangan yang mungkin tak dapat aku pisahkan, aku hanya akan menyakiti seseorang. Rasa ini terus aku pendam, tak akan pernah ada maksud untuk diungkapkan, rasanya salah sekali. Sungguh menyakitkan diam seperti ini, menyaksikan seseorang yang aku cintai bercanda gurau bersama dengan kekasihnya, temanku sendiri. Dia selalu menusuk hatiku dengan bunga setiap harinya, bukan soal cinta, tapi apa yang selalu ia katakan membuat aku jatuh cinta. Aku tak pantas bersamanya, apalagi memilikinya, pikiranku bilang pada hatiku 'bahwa dia terlalu sempurna' ini membuat aku berubah, sakit sekali. Sesekali aku menatapnya, gaya bicara yang selalu membuatku semangat, sempurna menurutku, ah-begitulah. Kembali, hatiku merasa bersalah saat aku melihat ia bersama kekasihnya yang datang tiba-tiba dan memeluknya dari belakang. Ah-aku selalu mengharapkan hal yang mustahil, semoga saja dia bisa menjadi milikku, tanpa aku harus menyakiti orang lain. Saat ini, aku masih saja menunggu, menunggu kapan ia bisa aku miliki, seutuhnya. _____________________✷______________________ [ Feeling ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines