Baby
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 23, 2017
" itu?beneran dia?! cowok yg gue taksir masa-masa SMP?" teriak Cyrene speechless. maklum, cyrene baru mulai tertarik pada seseorang pria saat ia menginjak bangku kelas 1 SMP. "eh gel, gue gak salah liat kan?" tanya cyrene kepada sahabatnya abigaille. "hah enggak kok, kok lo kaget gitu sih ren? masih suka ya??" sahut abigaille meledek, cyrene dengan tegas menjawab "hah yakali itumah dulu pas zamannya gue belom bisa kencing sendiri, kaget aja gue ketemu dia lagi jakarta sempit banget ya gel" --- lelaki itu berjalan dan menjauh dari posisi cyrene dan abigaille. seakan akan tidak pernah bertemu sebelumnya.
All Rights Reserved
#624
newstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misi Kalisa (End)
  • Long Walk With You
  • Candy Boy {✔}
  • TEMAN TAPI MENIKAH
  • Cerita Cinta SMA [TAMAT]
  • Kita Yang Masing Masing
  • DEDEL(Zeedel)                                         (Slow Update)
  • Natasya And Senior Bad
  • ZAKINTA
  • AMERTA AKSA (Chikara)

"Ngapain lo!" Suara seseorang menyadarkanku, membuatku berbalik lalu menatapnya intens. Cowok belagu lagi. "Menurut lo, gue ngapain disini?" Ucapku setelah satu detik mencoba setenang mungkin. Dia menatap langit langit perpustakaan. Lalu menatapku kembali. "Lo ngadem kan," ucapnya dingin. Dia bukan bertanya, lebih tepatnya nuduh. "Sotoy banget lo!" Ucapku ketus tapi masih kategori pelan. "Aneh aja. Cewek kaya lo meluangkan waktu di perpus, apalagi sekarang nyari buku di rak matematika," ucapnya datar. "Emang kenapa?" Sahutku mulai kebawa emosi. Dia tersenyum miring. "Nggak pantes!" Ucapnya sambil mengeja. Lalu meninggalkanku dengan tersenyum devil. "Kenzo," panggilku berhasil membuatnya menoleh. Risih banget pertama kali manggil namanya. "Keren doang ya muka lo, tapi mulut lo busuk!" Mampus lo! Sakit hati sakit hati lo. Bodo amat dah. "Jadi gue keren?" "What?" Aku shock mendengarnya. "Thanks ya," ucapnya tersenyum sekilas sebelum benar benar meninggalkanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines