You Promised [END]

You Promised [END]

  • WpView
    Reads 6,042
  • WpVote
    Votes 510
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadComplete Wed, Nov 22, 2017
[SELESAI] "Sempat tersirat dalam benak ku bagaimana aku bisa menjalani semuanya tanpa memikirkan kedepan nya? Bagaimana bisa otak ku tidak mampu mencerna bagaimana yang terbaik untuk diri ku atau pun untuk orang yang aku cintai. Tuhan apa yang harus aku lakukan?" -LeoArkaPrasetya "Bisakah aku memilih bagaimana jalan cerita hidup ku? Bisakah aku mengatur apa yang boleh ada dan tidak boleh ada di kehidupan ku? Tuhan jika benar takdir mu adalah yang terbaik. Aku akan coba untuk menaklukan takdir mu itu sendiri. Tuhan kau sudah terlalu baik. Takdirkan lah dia untuk ku." -AgathaResyanata "Takdir tuhan selalu menjadi kerahasian nya tersendiri. Begitu juga dengan takdir ku. Sedikit pun aku tidak pernah berfikir bagaimana ini bisa terjadi. Tuhan jika memang ini yang terbaik. Permudahkan lah aku. Simpan lah hati nya untuk ku tuhan" -RakaSamudraWijaya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • Tokoh Utama
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Ketaksaan Cinta ✔️
  • Stendhal Syndrome: Love Your Smile
  • Dua Jejak (novel teaser)
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Only You. [END]
  • ASING KARNA TAK LAGI BERSAMA
  • Is There Hope [Completed]
  • Semu [Completed]
  • PILIHAN
  • ANANTA [COMPLETED]
  •  Love Story Karin [End]
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • LOVE, LUST, & LIFE DEMANDS - A Wattpad Romance by DIAN NITA S.
  • This Love
  • Full Of Scratches
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Antara  [End]

Aku lupa sudah beberapa aku jatuh bersama angin yang kuat, bahkan hingga petir menyambar. Apa mungkin aku diciptakan sendiri? Kenapa Tuhan menghapus sedikit demi sedikit kebahagianku? Kenapa Tuhan tak menghilangkan rasaku saja, rasa yang selalu orang anggap manis namun ternyata beda apa yang aku rasakan, terlalu pahit. Rasa Cinta Terkadang rasa cinta tidak perlu alasan, kenapa rasa ingin meninggalkan begitu harus memiliki alasan aku tidak tahu jalan cerita cinta ini, cinta bagaikan teka-teki yang sulit untukku mengerti. Bagaimana aku bisa melihat dua orang yang benar-benar aku sayangi begitu menepati janjinya, janji untuk menjadi pawangku. Disaat badai itu datang dia benar-benar ada, jika yang disamping melukai yang belakang menguatkanku. Yang di belakang melukai yang disamping menguatkanku. Aku benar-benar bingung untuk melakukan apa, disaat seperti ini aku benar-benar tidak tahu yang harus aku lakukan. Aku melamun di jendela kamar melihat dua pohon yang setiap hari semakin tinggi. Pohon yang penuh kenangan. Ragaku disini tapi tidak dengan pikirkanku. Aku memikirkan kejadian yang mana dua pawangku berkelahi. Aku benar-benar ingin melerainya saat itu tapi niat aku urungkan karena orang-orang yang mencintai mereka berada tepat di sampingku, Aku begitu khawatir saat mereka adu jotos, aku tidak tahu yang di permasalahan apa. Aku ingin bercerita, bahwa aku pernah kehilangan lelaki yang aku pertahankan hingga beberapa tahun lamanya. Aku juga kehilangan satu nyawa laki-laki yang menjadi pawangku. Dan apa itu tidak cukup? Dan semua telah berubah semenjak hari itu, hari dimanakah semua hilang terbawa derasnya hujan. Aku ingin kembali seperti semula, berharap ada seseorang yang mengubahku tanpa pamrih. Aku sangat berharap. -Rainee Wijaya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines