We, Sense, And Destiny

We, Sense, And Destiny

  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sat, Oct 26, 2019
"Aku tak pernah berpikir untuk hidup bahagia, karena aku tak pernah merasakan pentingnya diriku di sisi orang lain. Yang aku pikirkan, biarkan aku hidup semau dan sesuka ku. Toh, aku tak pernah percaya adanya takdir," -Lee Tae Won- "Semua orang melihatku tersenyum, tapi apapun yang mereka lihat dariku itu semua bohong dan palsu. Kau tau? Aku itu pembohong besar," -Park Hae Sun- Lee Tae Won, bisa dikategorikan manusia yang paling gila dan sinting. Dia, lelaki yang benci takdir hidupnya sendiri. Bahkan ia tak pernah perduli pada dirinya. Hanya ingin hidup bebas, menunggu kematian menghampirinya, karena ia terlalu bosan merasakan pahitnya hidup. Park Hae Sun, Perempuan yang bisa dikategorikan 'sempurna'. Ia punya segalanya. Tiada satupun orang di sekolahan yang tak mengenalnya. Tapi, satu hal yang masih belum ia dapatkan 'KEMATIAN'. Batu sekeras apapun bisa lapuk terkena tetesan air terus menerus. Begitu pula dengan hati seseorang. Sejauh dan sekuat apapun kalian berusaha menghindar dan berlari dari kenyataan. Takdir akan tetap hadir dan mendampingi kalian. 360° kehidupan mereka berdua berubah setelah pertemuan yang tak diduga. Itulah takdir hidup bagi Lee Tae Won dan Park Hae Sun. Pahit.. Manis.. Semua ada dalam setiap pertemuan mereka berdua. 'Si Brandal' yang dipersatukan dengan 'Si Pembohong Besar'. Percaya atau tidak? Mungkin sebagian orang merasa tidak. Tapi faktanya.. itu nyata.
All Rights Reserved
#23
saeron
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • END Home [Namjin FF]
  • NYASAR / LOST [COMPLETED]
  • LOVE THAT COULD NEVER BE [VYOON FANFIC]
  • Fighting!
  • My Unexpected Life✔
  • ENIGMA
  • My CEO ��• Kang Taehyun
  • [🔚]While you were sleeping
  • Flower Castle S1 ✔
  • Fanboy and Fangirl [Telah Direvisi]

"Apa kau hidup hanya untuk menunggu kematian?" "Ya. Aku bukannya tidak bisa mati sekarang. Tapi ada sesuatu yang harus kuselesaikan dulu sebelum aku mati"

More details
WpActionLinkContent Guidelines