Story cover for Primadona by Vanny1207
Primadona
  • WpView
    Reads 105,386
  • WpVote
    Votes 818
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 105,386
  • WpVote
    Votes 818
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Feb 23, 2017
WARNING 20++!!!!!!!

Cerita dewasa, untuk umur 20 tahun ke atas.
Bijaklah dalam membaca!!!

Kethleen yang di kelilingi banyak pria sukses dan tampan yang berusaha memperebutkannya. Tapi hanya 2 pria yang paling menonjol di hati Kethleen.
Apakah Kethleen mencintai 2 pria itu?
Dan siapakah yang bisa mendapatkan hati Kethleen? 

-Remond-

"Dengar! sekarang kau menjadi tanggungjawabku, kau akan segera menikah denganku cepat atau lambat dan jangan pergi ke tempat sialan itu lagi apalagi jika kau pergi bersama pria lain!"

-Kethleen-

"Aku tidak mau. Lepaskan aku brengsek! Jika kedua kakakku pulang kau akan merasakan akibatnya kalau sampai aku melaporkan ini kepada mereka" kataku terengah engah.
All Rights Reserved
Sign up to add Primadona to your library and receive updates
or
#640kasar
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Ruined Bitch cover
Chain Desire cover
TEMAN AROGANKU  cover
LUCKEN  cover
HOT DADDY 1 (TAMAT) cover
Belenggu cinta sang mafia kejam (End)  cover
Unpredictable Love cover
Facing My Biggest Karma cover

Ruined Bitch

13 parts Ongoing Mature

⚠️ Cerita ini mengandung konten muatan dewasa, tidak direkomendasikan dibaca oleh anak di bawah usia 18 tahun. BLURB - Ruined Bitch Sekar tahu dunia tempatnya berpijak tidak pernah ramah bagi wanita sepertinya. Hidup mengajarinya untuk tidak berharap terlalu banyak, terutama dari pria. Baginya, hubungan hanyalah transaksi-permainan di mana kendali harus tetap berada di tangannya. Sampai ia bertemu pelanggan spesial itu. Marshal Wijaya, pria yang dingin dan berbahaya, bukan tipe yang mudah terbaca. Ia tidak sekadar membeli waktu Sekar, tetapi juga merenggut sesuatu yang lebih dalam. Sentuhannya mengancam pertahanan yang selama ini Sekar bangun. Tatapannya seakan ingin menelanjangi lebih dari sekadar tubuhnya-ia ingin masuk ke dalam pikirannya, mencuri perasaan yang seharusnya tidak ada. Semakin Sekar berusaha menjaga jarak, semakin kuat tarikan yang mengikat mereka. Marshal menginginkannya lebih dari sekadar bayaran, sementara Sekar tidak yakin apakah ia siap kehilangan kendali. Ketika batas antara transaksi dan keterikatan mulai kabur, Sekar harus memilih: bertahan dengan tembok yang melindunginya, atau membiarkan dirinya jatuh-meski itu berarti hancur dalam genggaman pria yang bisa saja menghancurkannya lebih dari siapa pun. Karena dalam permainan seperti ini, tidak ada yang benar-benar menang.