all i hope

all i hope

  • WpView
    Reads 237
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 14, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Arga itu milik Spica, Spica milik Arga. Spica sayang Arga, Arga juga sayang Spica. Eh, maunya sih. Tapi Arga emang sayang 'kan? Arga pernah bilang, kalau Spica itu rumah, tempat paling nyaman untuk pulang. Tapi, Spica mana mau jadi rumah. Datang hanya untuk pulang, namun seharian seenaknya berkeliaran, begitu pikirnya. Habisnya Arga itu bodoh sih, sudah jelas ada rumah yang menawarkannya kehangatan tapi masih saja suka nyasar kemana-mana, bahkan kadang lupa arah. "Katamu aku rumah. Maka, kumohon pulanglah." Pokoknya, mau Arga kehilangan rumahnya, Spica bisa kok menjadi rumah berjalan demi mencari pemilik kesayangannya. Nekat? Memang. Tapi apa jadinya kalau tuhan berkata lain? Bagaimana kalau tuhan mengirimkan badai kencang yang dapat menghancurkan si rumah? Apa Arga mesti mencari rumah yang lain?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • AIRA [On Going]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Inside You
  • ALEXON [END]
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • Because | ft. MARKLEE✔[ON GOING]
  • Almost Us
  • ON SIGHT (Completed)

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa

More details
WpActionLinkContent Guidelines