Sebuah Impian untuk Gendis

Sebuah Impian untuk Gendis

  • WpView
    Reads 602
  • WpVote
    Votes 84
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 4, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Kamu tau Dis? Ada yang lebih menyakitkan dari pada patah hati?" Kata lelaki berbadan tegap ditengah hamparan ribuan bintang malam itu. Gendis tak menjawab, toh sebentar lagi pasti lelaki itu menjawab pertanyaannya sendiri. "Jatuh cinta tapi tak bisa mengungkapkan dan bertahan tapi tak bisa memiliki." Lanjut lelaki itu sembari menatap mata Gendis lebih dalam. Nah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Janji Biru dalam Mawar Biru
  • ARKANAEL [COMPLETED]
  • kita dan waktu. [End]
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • ARETHA LEANDER
  • K.I.T.A
  • Gania untuk Gama
  • Let Go
  • EX! [END]

'Apa hanya aku disini yang merasa bahagia dengan persahabatan ini? Apa hanya aku yang berjuang mempertahankan persahabatan ini? Atau malah bukan aku, ketika Genta mengucap kata indah yang semua wanita harapkan dari berbinar-binarnya mata seorang lelaki yang mencintai dengan tulus. Ternyata akulah yang merusaknya. Sebenarnya tidak ada yang kekal di dunia ini, bukan tentang ke-keras kepalaan manusia untuk mempertahankan argumennya bahwa sudut pandang setiap orang dalam berpikir berbeda, tapi karena waktu berputar, tiada manusia yang tidak berubah, dan tiada hati yang menetap kecuali itu adalah takdir.' . . Hi, aku penulis baru. Cerita ini sebenarnya gak mau aku publikasikan, tapi kayaknya bakalan berlumut kalau cuma jadi privasi. Karena aku baru-baru nulis, wawasannya belum banyak, maaf kalau kata-kata atau ejaannya masih blepotan. Semoga ceritanya menyenangkan, Selamat membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines