Sebuah Impian untuk Gendis

Sebuah Impian untuk Gendis

  • WpView
    Reads 602
  • WpVote
    Votes 84
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 4, 2017
"Kamu tau Dis? Ada yang lebih menyakitkan dari pada patah hati?" Kata lelaki berbadan tegap ditengah hamparan ribuan bintang malam itu. Gendis tak menjawab, toh sebentar lagi pasti lelaki itu menjawab pertanyaannya sendiri. "Jatuh cinta tapi tak bisa mengungkapkan dan bertahan tapi tak bisa memiliki." Lanjut lelaki itu sembari menatap mata Gendis lebih dalam. Nah.
All Rights Reserved
#937
putihabuabu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asmara Putih Abu-abu [ON GOING]
  • K.I.T.A
  • ARTAN
  • I AM YOURS    [ TAMAT ]
  • DANZEL [END]
  • My Stupid Boyfriend
  • Let Go
  • kita dan waktu. [End]
  • NAYVAN [END]
  • Just A Dream [Completed]

Cerita ringan yang berbalut asmara kisah kasih di masa putih abu-abu. Masa SMA adalah waktu yang penuh dengan perubahan dan penemuan jati diri. Di tengah-tengah kesibukan dan aktivitas sekolah, hambar rasanya jika tidak merasakan masa-masa jatuh cinta. Asmara masa SMA juga seringkali diwarnai dengan drama alay, konflik, labil, dan kesalahpahaman. -------- Rea Belvina Wijaya, kisah percintaannya dengan Alan Enzo Ferdinan menjadi kacau gara-gara kedatangan gadis pindahan dari Bandung bernama Mesa Aurora yang menjadi sasaran Rea untuk cemburu. Alan yang selalu memberikan perhatian lebih dan membela Mesa, membuat Rea menganggap bahwa dirinya sekarang sudah bukan lagi menjadi prioritas Alan lagi. "Apa gue harus jadi cewek lemah lembut, klemer-klemer tak berdaya kayak Mesa biar dapet perhatian lebih dari cowok?" "Nggak perlu, bukannya kalo cinta itu nggak butuh kata 'tapi'?" jawab laki-laki bertubuh jangkung itu, Egar Geffrey Reviano. --------- Start : 02/06/25

More details
WpActionLinkContent Guidelines