
Aku benci diriku sendiri, yang selalu Rindu dengan kebiasaan-kebiasaan kita yang dulu. Iya, dulu. Aku benci diriku sendiri, yang masih terus ingin menjadi milikmu. Aku benci diriku sendiri, yang terlihat biasa saja padahal rasa ini sungguh luar biasa. Aku benci diriku sendiri, yang selalu tertawa renyah ketika mendengar ceritamu dengannya. Aku benci diriku sendiri, yang diam-diam masih mencintaimu. Maafkan aku, yang belum terbiasa dengan perpisahan kita. Aku hanya belum terbiasa, dengan kita yang sekarang. Maafkan aku.Hak Cipta Terpelihara
1 bahagian