Titik Terang

Titik Terang

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 26, 2017
Aku benci diriku sendiri, yang selalu Rindu dengan kebiasaan-kebiasaan kita yang dulu. Iya, dulu. Aku benci diriku sendiri, yang masih terus ingin menjadi milikmu. Aku benci diriku sendiri, yang terlihat biasa saja padahal rasa ini sungguh luar biasa. Aku benci diriku sendiri, yang selalu tertawa renyah ketika mendengar ceritamu dengannya. Aku benci diriku sendiri, yang diam-diam masih mencintaimu. Maafkan aku, yang belum terbiasa dengan perpisahan kita. Aku hanya belum terbiasa, dengan kita yang sekarang. Maafkan aku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Always Be With You
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama
  • TAK BERSAMBUT
  • HATIπŸ’” YANG TERPILIH
  • ILY MY ENEMY [ENDβœ“]
  • En(l)d. (on going)
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • My Junior My Love βœ”οΈ
  • JUst foR YoU ❀️

Sungguh ku rindu. Inginku selalu berada disampingmu,inginku selalu ada di setiap harimu,inginku selalu bisa membuatmu tersenyum,namun aku hanyalah butiran debu yang selalu hilang terhempas angin

More details
WpActionLinkContent Guidelines