We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ELFATHAN

ELFATHAN

  • WpView
    Reads 5,222
  • WpVote
    Votes 804
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 28, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Fathan mengajarkan banyak rasa dalam hubungan mereka. Ahh, jangan pernah berfikir hubungan berpacaran. Karna itu sangat salah. Fathan dan Elvha keduanya hanya menjalin hubungan persahabatan tanpa rasa, itu menurut Fathan. Berbeda lagi dengan Elvha yang sudah lama menyukai bahkan jatuh cinta kepada Fathan. Cinta pertamanya. Sepertinya Elvha harus berterimakasih pada Fathan karna sudah mengajarkan banyak rasa, jatuh cinta, sakit hati, bahagia, patah hati, tertawa, sedih, menangis, di campakan, dan masih banyak rasa yang Elvha rasakan. Setelah semua rasa itu Fathan berikan, ada sosok lain yang perlahan masuk ke dalam kehidupan Elvha. Tapi justru itu membuat Fathan tak suka karna merasa posisinya tergantikan. Fathan berusaha kembali membuat Elvha hanya memandangnya. Egois? Iya, itu emang egois. Apa kalian pernah mengalami yang Elvha rasakan? Kalau pernah, ayoo bernostalgia bersama Elvha, Fathan, dan semua teman-teman mereka yang sebenarnya nyata dalam kehidupan. Jika belum... Sebaiknya kalian mengenal semua rasa dalam cerita ini dulu. Tapi ku fikir, akan lebih sakit jika merasakannya langsung. Ahh, bahkan aku sangat tau rasanya.
All Rights Reserved
#951
friendzone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • KANARA [COMPLETED]
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Aku Menyerah (COMPLETED)
  • REVANARA
  • RAFA(Rain Rafa)
  • DeaSea
  • Are We Friends?

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

More details
WpActionLinkContent Guidelines