We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Love Delayed √

Love Delayed √

  • WpView
    Reads 241
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 15, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
[ SLOW UPDATE ] "Lo mau kemana?" sambil memegang lengan Aidan dia terus-menerus menangis. "Plis jngan tinggalin gue, maafin gue...Hiksss..." Mereka saling bergenggaman "jangan nangis begitu Abel gue gak bisa liat lo kayak gini. Gak perlu minta maaf gapapa, jadi gue kan tau persaan lo sekarang. Hmm nanti kita bakalan ketemu lagi gue janji" ucap Aidan sambil trus nenangin Abel. "Gue harus pergi sekarang, selamat tinggal Bel" . Tepat saat Aidan pergi, di sini di tengah langit yang cerah, dan taman yang menjadi saksi Aidan meninggalkan Abel yang nangis semakin kencang. Gue akan pegang janji lo itu Aidan, gue akan nunggu lo sampe kapan pun, mungkin ini akan menjdi "cinta yang tertunda" buat kita," batin Abel menguatkan. ❤❤❤❤❤❤❤ "Dia itu cowok ganteng, mostwanted sekolah, badboy, cuek, dingin, datar, ngeselin, tapi,,,,," - Abellia Prameswara Amazon "Cewek bawel, berisik, konyol, ngeselin, bego, tapi,,,,,"- Aidan Fahriz Bagaskara
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Albel
  • DRABIA [END]
  • Alsha
  • CARA
  • Menunggu Senja (Selesai)
  • Second Hearts
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Ketraka Mafy
  • JODOH salah ngomong

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines