Story cover for COLD AS YOU by LiefBGirl
COLD AS YOU
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Feb 26, 2017
Bergetar hati ini saat matanya tertuju padaku. Tatapan tajam yang menusuk indra penglihatanku itu membuat darah mengalir cepat ke seluruh tubuhku. Apakah dia mengingatku sekarang? Apakah dia benar benar mengingat semua yang telah kita lalui? 7 tahun terakhir ia menyatakan semuanya, lalu aku pergi. Jika ada alasan Tuhan mempertemukan kita kembali, kuharap alasan itu adalah takdir bahwa aku akan bersamanya.
All Rights Reserved
Sign up to add COLD AS YOU to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Kuas,Cat dan Cinta by riskairmayadi
11 parts Complete
Aku bertemu degannya lagi. Ini sudah lama sekali, cukup lama untuk membuatku canggung untuk menyapanya. Sepuluh tahun yang lalu, aku gadis berkucir dua, dia anak yang berkaca mata. Sepuluh tahun yang lalu, aku adalah orang yang tidak memperhatikan wajahnya dengan teliti dan sekarang aku menyadari bahwa dia adalah pemuda yang tampan dengan mata yang menarik di balik kaca matanya itu. "Hallo !!" sapaku padanya. Dia menatapku dengan kening berkerut. Aku menjadi lebih canggung lagi karena dia tidak mengenaliku. Aku bukan gadis menarik, aku juga bukan gadis yang pandai mengawali pembicaraan ataupun mengakhirinya. Kalaupun dia mengenali aku, mungkin dia akan pura-pura lupa. "Hallo !" balasnya kemudian dengan senyum yang canggung. "Apa kau masih mengingatku ?" tanyaku dengan tatapan menyelidik ke arahnya. Hujan sore ini menahan dia, aku dan beberapa orang lainnya di depan toko yang tidak kutemukan papan namanya. Aku pindah dari kota ini ke luar negeri sepuluh tahun yang lalu tapi sekarang aku kembali dan temanku tidak mengenaliku lagi. "Kau siapa ?" dia balik bertanya dengan nada yang canggung ke arahku. Sudah kuduga, dia lupa tentangku. Aku menatap sekeliling, aku pasti akan terlihat sangat lucu sekarang. "Aku bukan siapa-siapa, lupakan saja" jawabku dengan santai lalu kuakhiri dengan senyum kecil. Aku lebih suka cara ini, aku tidak akan memaksakan seorang yang tidak lagi mengingatku untuk mengenalimu. Aku lebih butuh seseorang yang akan mengatakan hallo bersamaan denganku karena itu berarti kami saling mengingat. Aku menatap ke langit lagi, hujannya masih belum berhenti tapi aku menjadi orang yang pertama meninggalkan tempat ini.
You may also like
Slide 1 of 10
All The Small Thing cover
Remember?  cover
DIARY HAN JI-EUN cover
A true friend? || Balas Dendam? cover
Kuas,Cat dan Cinta cover
My Past cover
Misunderstand cover
Loving in Silence [THE END] cover
Dua Lensa cover
Haikal-Alina cover

All The Small Thing

33 parts Complete

Seandainya dulu gue ga pernah ketemu lo, apa mungkin gue bakalan serapuh ini? Seandainya gue gak ngizinin lo lebih jauh masuk ke kehidupan gue, apa gue bakal sesakit ini saat lo pergi? Seandainya lo ga nyebelin, apa gue masih inget lo sampe sekarang? Tapi gue gapernah nyesel sama semuanya, gue masih yakin kok kita bakal bisa bersama.