We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Alejandre Wife

Alejandre Wife

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 28, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Aku melirik pria yang sedang menatapku namun aku malah menatapnya galak, ia makin mengembangkan senyumnya lagi. Dengan sengaja dia mengedipkan satu matanya kepadaku. "Situ kenapa hah?! Kelilipan?!" aku mendeliknya dengan tatapan tidak suka. Pria gila itu justru tertawa. Dan mengulurkan tangannya kepadaku. "Refian Estalio Alejandre." tangannya masih mengambang diudara namun aku tak segera menjabatnya, aku justru mendengus kesal. "Maaf ya mas, saya gak butuh obat pelangsing! Saya suka sama tubuh saya yang sekarang walaupun rada bengkak!" balasku galak dan dia malah tertawa lagi. Dan pertemuan pertama kami adalah hal yang sangat memalukan. Aku benci dengan pertemuan itu. Sungguh aku membencinya!
All Rights Reserved
#516
rumor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Multiple Personality
  • Difficult
  • My Destiny (Complete)
  • Ghost or Love
  • Dua Sisi
  • Keazen (A Sly World)
  • Stay (Away)
  • Lukisan Amerta Anyura
  • Behind The Smile
  • Kizu

Aku hanyalah seorang remaja yang tak tau kenapa memiliki kehidupan sedikit berbeda , aku merasa sangat beruntung mempunyai fisik yang yang dimana semua perempuan iri terhadapku ,, aku tidak cantik tidak pula berbodi bohayy haha padahal menurutku aku hanyalah manusia biasa yang tak luput dari dosa *duh apalah aku ini wkwk,, Aku berjalan dengan wajah datarku karena memang aku sedang malas berekspresi jadi ya wajar saja jika wajahku datar ,, lagi enak" jln tiba" ,, dor dor dor Aku melihat seorang lelaki yang sedang berjalan sambil menunduk dan kalian tahu dia hampir tertembak untung saja aku langsung menolongnya ,, aku berlari secepat mungkin dan.... brukk ... aku mendorong tubuhnya ke pinggir jalan ,, lalu aku berbalik dan melihat siapa yang telah menembak tapi pada saat aku melihat disekelilingku tak ada tanda-tanda orang yang mencurigakan .. "apa kau baik-baik saja? " tanyaku "ya, terimakasih " jawabnya sambil tersenyum entahlah, ku akui dia tampan tapi ya hanya itu ... ~~~~~ skip ~~~~~

More details
WpActionLinkContent Guidelines