Story cover for Abisatya by refihoney17
Abisatya
  • WpView
    LECTURAS 215
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 5
  • WpView
    LECTURAS 215
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 5
Continúa, Has publicado feb 26, 2017
Persahabatan seperti pohon. Bila kau pupuk dan siram setiap hari, maka akarnya akan menancap kuat kedalam tanah. Berdiri kokoh menahan garangnya mentari dan riuhnya angin.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Abisatya a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku de D_Prayogo
5 partes Concluida
semua kisahku bermula saat pertama engkau hadir dihadapan mataku. wajah itu tak pernah hilang dari bayangan anganku. selalu menghanyut senyummu dalam kalbuku. semua kisah puisi hanya menggambarkan tentang keindahan dirimu. tak pernah bosan tanganku menulis untukmu. tak pernah lelah jemariku melukiskan indahnya parasmu. sinar mentari,tiupan angin,desiran rumput,kemersik daun,kicauan burung,gemercik air, bag menggambarkan pesona indah parasmu. alunan seruling bambu,senduh dentingan gitar, terus mengiringi merdu suaramu dalam relung hatiku. tak pernah lupa selalu terngiang dalam kepalaku " bang Ar!". setiap saat, setiap hari, aku berusaha selalu ada untukmu. menjagamu sekeras apa pun, membimbingmu sejauh apa pun, menuntunmu sesulit apa pun. bagai sepasang merpati yang selalu terbang beriringan, bagai sepasang kelinci yang selalu melompat bersamaan. namun, aku hanyalah akar untukmu. yang menopangmu, menjaga agar kau tetap berdiri.namun, aku hanyalah aliran air untukmu. yang menjadi wadah untukmu berenang semakin jauh. senyummu adalah bahagia untukku, namun tangismu bukanlah sedihku. karena aku harus kuat untuk membuatmu tersenyum sepanjang hari. hingga kau melantunkan suara merdumu "bang Ar!". namun, bagai dentuman guntur di siang bolong, bagai derasnya hujan di panas terik. semua berubah karena ke egoisanku. karenaku, bunga yang indah mekar kini layu dan gugur. karenaku, angin sepoi peniup melodi kini menjadi badai topan yang ganas. yang tinggal hanya dentingan pedang yang beradu, hanya desingan peluru yang memburu. saling membekas luka, menyayat sembilu dalam relung hati. menjatuhkan merpati, membinasakan kelinci, menumpahkan darah di sepanjang perjalanan yang tersisa. kini hanya ada akar tanpa pohon, air tanpa ikan, dan selembar kertas putih. kini yang terbakar hanya amarah yang mengatakan "tolong jauhi aku!".
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Bersama Hujan  cover
Sebelum Pagi cover
Magic Of Blue cover
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku cover
Bunga Krisan Disudut ARMA cover
musuh jadi cinta [AND] cover
finally mate also cover
FIVER'S (Comoleted) cover
AKU, KAMU JADI KITA cover
TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE ) cover

Bersama Hujan

46 partes Continúa

Ngga usah penasaran sama hidup gua, alur hidup gua itu ngga seru, seruan juga ngikutin alur rumput yang bergoyang.