CBHS[1] Flexible Hour

CBHS[1] Flexible Hour

  • WpView
    Reads 1,086
  • WpVote
    Votes 179
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 4, 2018
Cipta Bangsa High School[1] Menceritakan tentang gadis bernama Audrelia yang mempunyai sifat cablak nya mampu membuat Ricki,si pria dingin terpesona dengan sifat nya. Berawal dari Ricki yang curhat kepada sahabatnya yang ternyata menjebaknya secara diam diam,hingga membuatnya terpuruk dalam sebuah masalah.
All Rights Reserved
#581
feel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Helding Hearts
  • Miracle
  • Nepenthe
  • After the rain [ COMPLETED ]
  • Fourple Of Love
  • Andara(completed)
  • Empty
  • Back To You
  • Eramnesia

**Lexxa Agatha Atmadjaya**, gadis cantik dan anggun dari keluarga terpandang, baru saja mengalami patah hati terbesarnya. Hubungan cintanya dengan **Aditya Prayoga** kandas begitu saja setelah ia dikhianati-bukan hanya oleh kekasih yang ia cintai, tetapi juga oleh sahabat yang ia percaya sepenuh hati. Luka itu terlalu dalam, dan satu-satunya jalan untuk menyembuhkan diri adalah menjauh dari semua kenangan. Dengan harapan menemukan kedamaian dan memulai hidup baru, Tiffa memutuskan pindah ke **SMA Abdi Bangsa**. Ia ingin menyusun ulang kepingan-kepingan hatinya yang hancur, dan mungkin... menemukan versi terbaik dari dirinya yang sempat hilang. Tiffa adalah anak bungsu dari dua bersaudara. Kakaknya, **Aletta Cerrel Atmadjaya**, dikenal sebagai sosok yang tegas dan penuh ambisi. Keduanya dibesarkan dalam lingkungan mapan oleh pasangan **Surya Atmadjaya**, pengusaha sukses di bidang properti, dan **Lidya Lestari**, seorang aktivis sosial yang dihormati. Namun, meski telah mencoba membuka lembaran baru, Tiffa tak bisa sepenuhnya lepas dari bayang-bayang masa lalu. Luka lama perlahan menyeretnya kembali-dan di SMA baru ini, ia harus memilih: tetap terjebak dalam kenangan, atau berani berdiri, melawan sakit, dan membuka hati untuk sesuatu yang mungkin lebih indah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines