We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Define ✓

Define ✓

  • WpView
    Reads 6,085
  • WpVote
    Votes 590
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Apr 4, 2021
WpInfo
Fanfic
Seventeen
Seventeen Hoshi's fanfiction Go Arra, gadis muslim yang terjebak dengan dunia pengemar. Memilih jalannya untuk bertemu sang idola dengan usahanya sendiri. Tapi ternyata kenyataan tidak seperti yang dia bayangkan. Sebuah pukulan mengenainya berulang kali. Dan saat itu status idola bagi Hoshi hilang. Selagi menyelam sambil minum air. Kelanjutan apa yang akan terjadi kepada keduanya? Kwon Soonyoung (Hoshi Seventeen) × Go Arra (OC) -2017
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [✔]  Selene || Soonhoon (BxB)
  • [1.b] Not Just A Memory • Hoshi Seventeen | ✔
  • My Idol Is My Boyfriend | Kwon Soonyoung✔[Proses Revisi]
  • SoonWoo Collection
  • Dangerous Bet [Season 2 ON GOING]
  • 🍃Lonely✅
  • [√] Until we meet again... | SoonHoon
  • Love Material [Soonhoon]
  • 【√】DEVIL ↪soonhoon
  • Will You Marry Me? [COMPLETED]

[Completed] "Apa yang kau cintai itu hanyalah mitos belaka, bukalah matamu dan lihatlah kenyataan! Kau tidak hidup di zaman batu lagi!" "Dasar anak aneh, masa kau lebih mencintai dongeng hayalan negri barat itu daripada sejarah negaramu sendiri? Kau itu tinggalnya di Korea, bukan di Yunani" "Kau terlalu banyak berkhayal!" *** Kwon Soonyoung adalah seorang pemuda yang terpukau oleh mitologi yunani. Dan ia sudah kenyang dihina belum lagi disindir oleh teman-temannya hanya karena hal itu. Kehidupan pribadinya pun tidak lebih baik daripada kehidupannya di sekolahnya, sang ayah sangatlah kasar dan semena-mena, kerap kali pria tua itu menghadiahinya memar dan luka di sana-sini. Di hari dimana ia memutuskan untuk mengakhiri episode dalam hidupnya, sebuah keajaiban terjadi. Dihadapannya kini tampak seorang pemuda berambut keperakan yang bercahaya ditengah gelapnya malam. Pemuda itu mengulurkan tangannya dan berkata. "Namaku Artemis dan aku membutuhkan bantuanmu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines