Di hadapan indah parasmu aku tak bisa berucap, lidahku terasa begitu kaku, keras dan beku.. Meskipun sebenarnya dari dalam ruang hatiku jeritan memanggil-manggil namamu terus menggema menggetarkan dadaku yang tak pernah bisa aku ungkapkan dengan perasaan dan kata kata.. Tak pernahkah kau rasakan getaran gejolak cinta itu..?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Bodohnya aku selalu menampik perasaanku padanya. Gomen.. karna membuatmu menunggu sangat lama. Tetaplah menjadi dirimu yang selalu ada untukku, slalu bisa membaca isi hatiku dan memenuhi keinginanku untuk selalu bersamamu...