Audrey

Audrey

  • WpView
    Reads 1,803
  • WpVote
    Votes 216
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 17, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Cover by : @disjungsi Slow update:) Cerita ini direvisi total. Jadi, mohon dibaca ulang dari awal:) Apa ini salahmu? yang membuatku terbawa perasaan, lalu kau pergi. Apa ini salahku? yang mudah terbawa perasaan dan merasa dikhianati. Ketika cinta yang tak bisa diungkapkan, hanya bisa diam, bungkam dalam ketidaktahuan dirimu. Disini, disini aku menunggu berharap takdir yang menyatukan kita. Terkurung dalam ruang dan waktu. Sepi yang mengendap diam-diam menusuk perasaan dan melenyap secara perlahan. "Haruskah kuhitung berapa banyak sakit yang kurasa?"
All Rights Reserved
#91
peka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • As Time Allows
  • STAY WITH ME (ON GOING)
  • Regrets of Love
  • Cinta atau Drama? [COMPLETED]
  • LOVES ALL OF YOU (COMPLETED)
  • That One Person, YOU
  • Fake Love ✔
  • HAFI & NABILA [REVISI]

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines