It's You

It's You

  • WpView
    Reads 215
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 23, 2017
"Bayangkan bila bayangan diri kalian yang dulu sedang bertanya pada diri kalian yang sekarang,tepat dihadapan kalian. Masa-masa apa yang paling kalian rindukan? Mungkin banyak diantara kalian akan menjawab masa putih abu-abu. Masa dimana kalian benar-benar mengerti apa itu solidaritas, masa dimana kalian mengalami pengkhianatan yang menyakitkan, masa dimana kalian jatuh cinta yang sesungguhnya, masa dimana kalian mengalami patah hati yang sesungguhnya, masa dimana kalian mempersiapkan diri ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, masa dimana kalian keluar masuk ruangan bimbel dan berbagai masa lainnya. Namun ada satu masa yang pernah aku lewati. Masa dimana aku sadar siapa yang benar benar selalu ada untukku. Dan itu adalah "dia". Seorang "dia" yang pernah aku lewati tanpa beban." - Kayla Maharani. "Gadis itu boleh saja pintar. Gadis itu boleh saja perfeksionis. Tapi terkadang dia bisa jadi makhluk paling bodoh sedunia. Dia tidak bisa membaca situasi yang tidak berkaitan dengan Hukum Fisika, Rentetan Rumus Matematika , Bau Khas Lab Kimia dan Buku Anatomi Manusia yang gemar dia pinjam di perpustakaan sekolah. Bagaimana bisa gadis itu tidak menyadari perubahan sikapku padanya. Kayla Maharani, kau benar-benar gadis kejam." - Vandhika Aldevaro
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rindu
  • Im Yours.
  • SATU HARI (TAHAP REVISI)
  • ALSTARAN [END]
  • Strong Girl Michella (END)
  • Bersamamu
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Fake Relationship [END]
  • The Second Chance
  • RadenRatih
Rindu

Maaf.." Hanya kata itu yang bisa Dimas ucapkan Rindu pun hanya diam, dia tidak mau bicara sama sekali dengan cowok jangkung yang duduk di sebelah nya ini "Maaf in gue, gue... gue.. engga sengaja" Dimas mulai menunjukkan wajah sendu nya, penuh rasa bersalah yang mendalam Rindu menutup telinga dengan kedua tangan nya sambil menundukkan kepala ke bawah Sama sekali tidak mau mendengar apa-apa lagi, rindu merasa jijik dan merasa kotor jika dekat Dimas saat ini, rasa trauma itu terus mengguncang jiwa nya "Lo kenapa?" Tak ada sahutan apa-apa dari rindu, hingga tiba-tiba tubuh rindu jatuh lemas menghantam bagian depan mobil Dimas pun kaget dan langsung menepikan mobil nya "Hey .. lo kenapa?" Dimas menepuk-nepuk pipi rindu pelan berusaha menyadarkan rindu yang tiba-tiba pingsan "Rindu" {banyak konflik yang terus bergulir, rindu pun bertemu dengan seorang laki-laki selain dimas yang tiba-tiba hadir dalam hari-hari nya. Mampukah rindu meraih kebahagiaan nya?????}

More details
WpActionLinkContent Guidelines