Penikmat Keresahan

Penikmat Keresahan

  • WpView
    Reads 1,420
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 20, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
-Penikmat Keresahan- Antologi Luka dalam Diam: Memoar Patah yang Kubiarkan Terbaca Ada luka yang tidak berdarah, tapi menetap seperti bayangan - diam, namun ada. Buku ini adalah suara dari sunyi yang terlalu sering dipeluk sendiri. Tentang cinta yang tak jadi pulang, tentang seseorang yang lebih memilih bersama orang lain, dan tentang seseorang yang kepergiannya menyisakan ruang kosong yang tak tergantikan. Penikmat Keresahan bukan sekadar kumpulan sajak dan prosa. Ini adalah memoar emosi yang dibiarkan terbaca - catatan dari patah, rindu, dan kehilangan yang tak sempat diucapkan. Ditulis dengan kejujuran yang pelan, buku ini adalah pelukan untuk kamu yang sedang belajar mengikhlaskan, perlahan. Karena beberapa luka tidak untuk dihilangkan, tapi cukup untuk dipahami.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luka 🔞 (HeeKi ft.Sunghoon & Jay)
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • ANTOLOGI CERPEN KENANGAN
  • AFKARA [END]
  • Derana Duka (lengkap) tidak terbit fisik/pdf
  • The Blooming Lady [completed]

Setelah kepergian kedua orang tua mereka dalam kecelakaan tragis, rumah kecil di pinggiran kota menjadi satu-satunya tempat yang tersisa bagi Heeseung dan Ni-ki-dua saudara angkat yang dulu tampak sempurna di mata dunia. Namun, di balik dinding rumah yang mulai rapuh, tersimpan kepedihan yang jauh lebih dalam daripada sekadar duka kehilangan. Heeseung, anak sulung yang dulu penuh senyum, berubah dingin dan penuh amarah. Baginya, Ni-ki adalah awal dari kehancuran segalanya-anak angkat yang tidak pernah ia minta, namun sekarang harus ia lihat setiap hari. Ia menyalahkan Ni-ki atas kematian orang tua mereka, atas kesepian yang menggigit, atas hidup yang kini tak lagi punya arah. Ni-ki hanya ingin bertahan. Menjadi anak baik seperti yang selalu ia usahakan. Tapi luka yang datang setiap hari dari satu-satunya keluarga yang tersisa perlahan mengikis semangatnya. Bahkan ketika Heeseung membiarkan teman-temannya menyentuhnya tanpa izin, Ni-ki hanya bisa memohon dan berharap-meski tak pernah didengar. Hingga suatu malam dalam mabuk dan kabut dendam, Heeseung melanggar batas terakhir yang ada. Ni-ki hamil. Kini, dengan tubuh yang berubah dan jiwa yang hampir hancur, Ni-ki berdiri di ujung antara bertahan atau menyerah. Apakah ada secercah cahaya dalam rumah yang penuh bayangan? Atau apakah cinta hanya tinggal luka dalam diam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines