Luapan Melankoli

Luapan Melankoli

  • WpView
    Reads 3,612
  • WpVote
    Votes 226
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 1, 2018
WpInfo
Poetry
Mungkin benar, mulut ini bungkam, lidah ini kelu, dan tubuh ini statis. Namun, hati terus bergolak, filsuf tetap menjerit, dan perkara masih saja menjeru. Maka bila mana saya tak sanggup, terciptalah beberapa prosa yang dibuat penuh dengan buncahan kalbu. #06Maret2017
All Rights Reserved
#310
poem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Resonansi Rasa. (Bersauh)
  • Aksara Tak Bertuan
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Ruang Diksi [Completed]
  • Me adalah Aku
  • PERLINA
  • ABSURD QUOTES I
  • Diksi Dalam Sepi
  • Perihku Ditinggalkan

(Telah terbit). Beberapa part dihapus. Lansiran prosa puitik tentang dialektika rasa. Tuan, puan, apa guna aksara jika tiada di eja? Apa guna bahasa jika tiada untuk dialog semesta? Sekumpulan aksara semenjak jejak terjajak, bahasa bisa resah tatkala pengeja membaca tiada jelas arah. Singgahlah, mungkin tak senyaman rumah, tapi percayalah aksara yang indah akan membuat betah. Salam. *Penanda: Apabila ada yang ingin didiskusikan mari berbincang di kolom komentar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines