We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hurdle
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 10, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
[bagi yang gatau, hurdle artinya rintangan] "Udah gua bilang jangan deketin Randy kan? Gue udah bilang ke elo, tapi lo gak dengerin gua. Ya jadi, terima aja akibatnya " Kata kata itu masuk ke telinga Ayka diiringi tawa jahatnya Air mata yang dari tadi ia tahan, sekarang tumpah di kedua pipi Ayka " LEPASIN GUA TOLONG " Akhirnya Ayka mengeluarkan kata kata yang sejak tadi ia pendam " Kalo gua gak mau lo mau apa?! HAH? Mau ngambil dia dari gua?! IYA? " Dia mulai mendekati Ayka, menarik kerah baju milik Ayka dan tamparan mulus meleset tepat di pipi kanan Ayka Dia bahagia melihat Ayka menangis dan tidak berdaya Dia tertawa melihat Ayka kedinginan dan kebasahan Dia senang melihat Ayka sekarang tidak bisa melawannya. " JAWAB !!! " Teriak dia dan tamparan keduapun mendarat di pipi ayka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • ON SIGHT (Completed)
  •  ALZERA (On Going)
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • Friend Zone [COMPLETED]
  • The Power of Love
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines