Sweet Mouth

Sweet Mouth

  • WpView
    Reads 460,781
  • WpVote
    Votes 3,281
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 6, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
(Slow Update) (21+.......) Warning !!! Tubuhku menegang hebat ketika dia terus menyentuhku, tangannya begitu lihai dan sepertinya sangat profesional jari-jarinya yg lembut menyusuri setiap inci dari tubuhku. Aku hanya bisa diam menutup mata merasakan siksaan ini. Tak ku sangka harus terjebak disini bersama seorang laki-laki yg tengah terbalut gairah. Dengan peluh yg terus menetes dari punggungya. ......... "lepaskan..... " jerit seorang wanita yang tengah berusaha melepaskan diri dari tindihan laki-laki yang terus menjilat lehernya dengan kasar. Karena kesalahannya dia harus merasakan nya. "Diamlah....!!" bentaknya. " Kau sudah melanggar kesepakatan kita, jadi kau harus merasakan betapa panasnya kemarahan ku ini" ......... "shhhhhh....hhhhhh..." "Terus sayang berdesahlah untuk diriku, puja diriku sayang" "K.. Kau, achhh..hhhh, Brengsekkkkkk" .........
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Partner In Sex [Re-Upload]
  • Girl In White Lingerie (COMPLETED)
  • Your's My Flashlight (Slow Update)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • TAKDIR

[Private Secara Acak! Harap Follow Terlebih Dahulu] (BANYAK KATA-KATA KASAR DAN MENGANDUNG UNSUR 21++) [HARAP BIJAK! AUTHOR TIDAK BERTANGGUNG JAWAB] "Bagaimana jika kamu menjadi PARTNER SEX saya?" tawar seorang pria dengan tatapan mengintimidasi. "Cih! Kamu fikir aku JALANG! Lagi pula apa untungnya untuk ku?!" sinis wanita dihadapan pria itu sambil menekan kata JALANG. "Untungnya? hmmm, kamu puas dan aku pun begitu!" ucapan santai keluar dari bibir sexy pria itu. "Ciuh! Lebih baik saya MATI daripada harus menjadi PARTNER SEX anda!" ucap wanita itu dengan menekan kata mati dan partner sex, lalu pergi meninggalkan pria dihapannya. "Menarik!" gumam pria itu sambil terus menatap kepergian wanita incarannya. Bagaimana kisah mereka berdua? Apakah wanita itu menerima tawaran untuk menjadi partner sex? Kebayang ga sih kalian kalau wanita itu cuma buat sex doang? ~~~ ©COPYRIGHT by YantiBiie17 (Slow Update)

More details
WpActionLinkContent Guidelines