Decision!

Decision!

  • WpView
    Reads 1,104,806
  • WpVote
    Votes 141,008
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 4, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
(Di-private) Agisa Barata. Bungsu dari keluarga harmonis bergelimang materi. Cantik paras. Baik hati. Pintar. Bersahaja. Komplit. Merasa sudah memiliki segalanya, Gisa punya goal terakhir: menikah muda. Ia serahkan urusan memilih jodoh pada Bara papanya. Gisa tahu, di kepala Bara ada satu kandidat terbaik--kandidat yang sebenarnya sudah Gisa pilih sejak jauh-jauh hari: Ragadi Tungga Putra. Gadi mungkin datang dari keluarga sederhana. Si Yatim bertampang biasa. Tapi berkarakter lemah lembut, istimewa, tanggung jawab. Lengkap dengan kisah hidup luar biasa. Gisa jatuh cinta. Gadi pun sebaliknya. Mereka menikah. Namun, selalu ada kata 'tapi' di ujung deskripsi sempurna. Seperti Gadi yang belakangan Gisa tahu hanya seperti Marrionette alias boneka benang: baru bergerak ketika digerakkan. Apakah Gisa bisa bertahan? Dengan laki-laki yang bahkan tak mampu membuat keputusan?
All Rights Reserved
#15
marionette
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • Abyanca || Abyan & Bianca
  • (Un)Happy Family [Completed]
  • Secret Of Marriage
  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]
  • Seindah Surga Yang Dirindukan (Tamat)
  • SECRET GIRL [Proses Revisi]
  • A Love Revenge
  • Segetir Rindu

"Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang kehilangan, tentang memilih siapa yang nyata, dan siapa yang cuma ilusi." "Kalau cinta itu sederhana, kenapa aku selalu jatuh pada yang paling rumit?" Giza nggak pernah nyangka satu pertemuan bisa membuka pintu masa lalu yang udah lama ia kunci. Tapi ketika satu nama kembali muncul-dengan wajah, rasa, dan kehadiran yang nggak bisa dia abaikan- semua jadi kabur: siapa yang nyata, siapa yang cuma bayang-bayang. Dan ketika hati mulai goyah, Giza harus menelan kenyataan: nggak semua luka bisa sembuh hanya karena kita ingin melupakan. Kadang... yang bikin kita kembali justru luka yang nggak pernah pergi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines