I'll Never Let You Go

I'll Never Let You Go

  • WpView
    Leituras 881
  • WpVote
    Votos 90
  • WpPart
    Capítulos 7
WpMetadataReadConcluída qui, dez 7, 2017
"Yna, aku tahu kau sedih dengan perkataan ibuku. Aku tidak ingin orang lain menghancurkan hubungan kita Yna. Aku berjanji padamu, akan selalu bersama apapun yang terjadi" ujar Angelo yang sedang memegang kedua tangan dan kemudian memeluku. "Aku tahu itu Angelo, aku harap kau tidak mengingkari janjimu" jawabku yang tengah menangis di pelukannya. Angelo melepaskan pelukannya dan menangkup kedua pipiku dengan dua tangannya yang menghapus air mataku. Dia menatapku intens seakan dia serius dengan ucapannya. "Tentu Yna, kita harus berjuang untuk cinta kita. Walaupun akan banyak resiko yang harus kita hadapi, kita hadapi bersama. Kita harus kuat menjalaninya. Kita harus bisa Yna. Kau mengerti?" tanya Angelo padaku. "Aku mengerti Angelo" jawabku sembari tersenyum lembut padanya.
Todos os Direitos Reservados
#185
pertikaian
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Salam Terindah
  • Ku Ingin Kau Kembali
  • Rindu Arti Bahagia (TAMAT)
  • Shadow
  • Bawa Aku Pulang
  • Andai Kau Tau
  • My sacrifice throughout my life
  • With You 나는 행복하다

Barra." "Hm." "Tolong sabar sedikit lagi ya." "Buat?" "Aku tahu kamu nggak nyaman denganku, aku tahu aku cuma pengganggu buat kamu, aku tahu kamu risih, kamu malu dan benci sama cewek yang pecicilan kaya aku," "Terus?" "Aku-" Nyala terdiam ia ragu untuk mengatakan isi pikirannya itu. "Aku akan berusaha buat ngilangin rasa suka aku ke kamu." sambung Nyala dengan memejamkan mata. Sementara Barra nampak mengerutkan kedua alisnya. "Kenapa?" tanyanya kemudian. "Apa?" Nyala terkejut dengan jawaban Barra "Apa, Kamu tidak ingin aku berhenti mencintaimu?" Senyuman Nyala mengembang begitu lebar disertai mata berbinar senang. "Kenapa nggak berhenti dari dulu." sambung Barra tentu saja ucapan Barra itu membuat semburat kecewa di wajah Nyala.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo