Story cover for Quotes by awesome_27
Quotes
  • WpView
    Reads 398
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 19
  • WpView
    Reads 398
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 19
Ongoing, First published Mar 02, 2017
04 March 2017, 

Saat bibirmu tak mampu lagi untuk mengatakan, diam adalah segalanya. Ketika semua orang tak mengerti, tersenyum adalah segalanya. 

Tapi, ingatlah, setiap keluh kesahmu tak akan menjadi sia-sia jika kamu menuangkannya ke dalam sebuah karya. 

P.s : hanya sebuah ungkapan hati seseorang tentang cinta, sahabat, keluarga dan kehidupan.

Note: semua yang dituangkan tanpa identitas  itu karya author sendiri, selebihnya karya orang lain. Jadi mohon kerjasamanya jangan dicopas yaa😁.  Cantumin #hyuuquotes kalau berniat pake. Setidaknya author dihargain. #eaaa. Tengkyu lah👏😁

Salam Author🙅🏻🙅🏻
All Rights Reserved
Sign up to add Quotes to your library and receive updates
or
#121curhatan
Content Guidelines
You may also like
Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END] by Fratkn
56 parts Complete
"Lo gak sadar? Kita sama-sama hancur. Gak ada keharmonisan dikeluarga kita. Tapi lo bermimpi buat membangun rumah tangga sama gue? Lo pikir bisa? Lo yakin gak akan buat tuh anak menderita dengan kelakuan kita di masa depan? Lo yakin bisa jadi orang tua yang baik sedangkan darah lo mengalir dari dna seorang yang paling lo benci?!" "Lo mau buat gue mati ngenes kayak almarhumah nyokap lo? Atau mau sama-sama saling selingkuh kayak keluarga gue? JAWAB ZINO!" Kina hanya sekedar mantan kok bagi Zino. Iyakah? Tapi yakin hanya mantan? Memangnya ada mantan cemburu ketika melihat dia bersama yang lain? Ada ya mantan yang masih peduli? Mantan yang justru marah sampai berujung nikah? Nikahnya kepaksa karena situasi. Tapi perasaannya tulus dari hati. Mereka seperti sepasang sepatu yang melalui masalah hidup bersama dan melangkah tanpa arah yang jelas. Berusaha menemukan tempat terbaik sebagai tempat tujuan. Bagaimanakah cara dua broken home yang tak pernah merasakan kehangatan keluarga itu menciptakan sebuah keluarga yang harmonis demi buah hati mereka? Mampukah mereka menjadi orang tua yang baik? Sedangkan dalam hidup mereka sendiri tak pernah menemukan sosok yang bisa dijadikan sebagai panutan hidup. ____ ●Kalimat dalam cerita tidak baku ●Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAKNYA SETELAH MEMBACA. BERUPA VOTE & KOMEN~ ---- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk menghibur dan tidak untuk menyinggung pihak manapun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ---- PERINGATAN..! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN..! PLAGIAT HARAP MENJAUH..! ___ Publikasi: 24-09-2023 ____
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri by ceritadariawan28
4 parts Ongoing Mature
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
You may also like
Slide 1 of 10
The CHOICE cover
Narasi patah hati cover
Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END] cover
Yang Pernah Patah cover
Dynamics Of The HEART (TAMAT)  cover
Love in Silence ✔ cover
SEBERKAS RINDU DALAM SAJAKKU UNTUKMU cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover
NO Khalwat UNTIL Akad (Halal Bersamamu) cover
Again? cover

The CHOICE

25 parts Complete

~Melihatnya tersenyum adalah kebahagiaanmu. Tapi, apa senyuman itu masih berlaku jika ternyata dia hidup dalam ketidaktahuan? Apa kau akan mengatakan Yang sebenarnya? Sedangkan jika dia mengetahui segalanya, kau takut akan kehilangannya lagi~ ~Bukankah kita bersaudara? Kau pernah bilang bahwa tidak Ada rahasia dalam keluarga. Aku sudah berjanji tidak akan meninggalkanmu. Bisakah kau sepenuhnya percaya padaku? Apa Karena Aku Sudah terlalu banyak membohongimu?~ ~Bisakah kau hanya percaya pada kami saja? Tidak peduli itu benar atau tidak. Bukankah itu Hal Yang sangat mudah? Kau sudah melakukan itu sejak kau lahir. Jadi, tetaplah seperti itu. Jangan pernah berubah~ ~Jujurlah! Katakan sakit jika itu sakit. Jangan menanggungnya sendirian. beban itu terlalu berat untuk kau pikul sendirian. Setidaknya beri Aku kesempatan untuk memperbaikinya. Apa permintaanku ini terlalu sulit? Jika iya, katakan iya! Itu akan membuatku merasa lebih baik~