3 Hari Penuh Memori

3 Hari Penuh Memori

  • WpView
    Reads 230
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 8, 2018
Kinan si Gadis Manis Pemalu. Kinan bisa dibilang manusia anti sosial, dia memiliki kepercayaan diri yang nol besar, dia lebih memilih bersembunyi di dalam kelas saat istirahat maupun acara-acara yang sedang dirayakan sekolah. Aku mulai mengenalnya saat dia sedang mengikuti rangkaian MOS. Dia terlihat selalu berdua dengan temannya yang tidak ganti-ganti sampai sekarang. Entah kenapa ia selalu menarik perhatianku. Dia... manis. -Kinan Azali Uzma bagi Arjuna Syafiq. Kak Juna si Gebetan Sejuta Umat. Siapa yang tidak mengenal Kak Juna di sekolahnya? Lelaki itu murid teraktif di berbagai bidang, dia aktif di OSIS, Pramuka, Paskibra, Bank Sampah, DLL. Jika dia sedang berjalan di lorong kelas, semua perhatian perempuan selalu ke arahnya. Ya, dia merupakan kakak kelas favorit semua adik kelas-kecuali aku-mungkin. Aku sih biasa saja melihatnya, sama seperi aku melihat teman lelaki kelasku yang lain. Namun, itu pendapatku sebelum hari Perkemahan Besar itu dimulai. -Arjuna Syafiq bagi Kinan Azalia Uzma. Kenapa tiga hari itu penuh memori? Karena di sana mereka bertemu. Yang awalnya tidak saling mengenal, di sana mereka saling menebar tawa. Yang awalnya tidak saling bertegur sapa, di sana mereka saling peduli. Walaupun entah setelah itu mereka tetap saling menebar tawa dan peduli atau kembali tidak saling mengenal dan tidak saling bertegur sapa. COVER BY LUNA_SAF
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Ketos Milik Aqila
  • The Popular [COMPLETE]
  • 8 LETTERS [chenle-ningning]
  • DEAR LOVE
  • MEET HIM AGAIN
  • LUKA BIASA GADISKU
  • CEZALINE
  • ANNISA {ON GOING}

Lima sahabat. Satu masa SMA. Tertawa,bertengkar,berlari dalam kenangan dan kehilangan. Ini cerita kita dan bagaimana hal yang kita anggap sederhana, ternyata berarti begitu besar saat berpisah.Ini kisah pertemanan diantara sekelompok remaja yang ingin menikmati indahnya kehidupan, pahitnya kenyataan dan hangatnya kebersamaan. "Kalau masalah pelajaran mungkin gue bakal mundur tapi kalau ada yang sentuh sahabat gue seujung kuku aja! Gue bakal jadi orang pertama yang maju buat mereka sampai akhir" Argani Khanza Nimah "Rumah gue emang hancur tapi berkat persahabatan ini gue bisa merasakan kembali kehangatan rumah yang sempat gue rasakan" Kanaya faustina "Nilai emang nomor satu bagi gue begitu juga sahabat karena mereka support sistem utama gue di saat dunia gue mulai menghitam" Tatianna Ushi Heleina "Umma selalu mengatakan bertemanlah dengan orang-orang baik dan aku akhirnya menemukan mereka yang selalu memberikan aku kenyamanan melindungi ku dari pembuat onar dan selalu mendukung apa yang aku lakukan" Qiana Wafa Yasmin "Disaat orang-orang melihat gue dengan tatapan aneh tapi mereka selalu mengembalikan kepercayaan diri gue yang selalu hampir menghilang dari dalam diri gue, mereka yang selalu percaya dengan kemampuan gue, mereka yang gak pernah merasa risih dengan kehadiran gue walau gender kami berbeda" Kivandra Liam Mahadhi

More details
WpActionLinkContent Guidelines