KEPADA SANG BIDADARI

KEPADA SANG BIDADARI

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 2, 2017
Bidadariku yang sudah terbang kelangit,yang sudah pulang pada awan,pada segala yang tak nampak,pada Tuhan. Bidadariku,jiwa yang ku jaga dengan jiwa,nyawa yang menggantung di tiang aras,kehidupan lain yang dia pilih,bukan kami dan juga fana-nya dunia ini. Bidadariku,awan yang melipat,angan yang tak terlihat,sepi yang menetap,dalam dada sekian derap. Ini musim mulai menghangat,dada tetap saja gigil,pada sepi yang di tinggalkan harapan,5 bulan sudah lewat,namun dada masih di penuhi kawat,kesakitannya masih sama. Memilin-milin tiada kira. Jiwaku,yang telah bisa tersenyum,tertawa mungkin,namun langit memintanya pulang,bukan pada kami,pada tangan ini,suratan takdir bukanlah yang bisa di minta. Bidadariku,senja ini rindu meng-aduh,jiwa memilu,sedan sadu,ini derai tawa yang tiba tiba senyap,sayang. Kamu,masih tempat mama bercerita dalam diam,seperti dulu sayang,seperti ketika kamu masih di dalam sini, kegelapan. Ah sayang,tersenyumlah nak,agar langit senantiasa cerah,agar angan tak lagi memerah,dan jiwa ini kian menerima nak,menerima takdir yang sudah di gariskan dalam air mata. Dan kamu masih jiwa yang bagi mama adalah nyawa.
All Rights Reserved
#938
puisi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Turun Ranjang
  • Surat Cinta Untuk Ibu
  • Angel To Raya (END)
  • Bukan Istri Bayaran(End)
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Setelah Hujan ( End ✔)
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Suamiku Amnesia (REPOST)

"Kenapa kamu bisa yakin kalau kita akan bertemu lagi ?" "Karena kita pasti akan ketemu lagi ..." "Bagaimana kalau saat kita bertemu kamu sudah menikah? atau aku sudah menikah?" "Aku hanya akan menikah denganmu ...." "Sebegitu yakinnya aku akan menikah denganmu? lalu bagaimana kalau aku sudah menikah?" "Kamu pasti akan menikah denganku .." "Aku tidak yakin ...." "Berani taruhan?" "Apa taruhannya?" "Kalau kita menikah ... kamu boleh meminta apapun padaku .... dan aku akan mengabulkannya tapi tidak dengan 3 hal ...." "Apa itu ..." "Yang pertama ... tidak ada orang ketiga dalam bentuk apapun ... mau istri atau suami lainnya, kekasih atau apapun namanya ... Yang kedua ... tidak ada permintaan perceraian ... sampai maut memisahkan ... Yang ketiga .... tidak ada perpisahan ... dalam bentuk apapun ...." "Deal ..... aku hanya akan meminta 1 hal ..... tapi aku tidak tahu apakah kamu bisa mengabulkan atau tidak ..... tapi aku katakan saat ini juga ..." "Katakan sayang ... apa permintaanmu ..." "Kalau kita menikah .... aku hanya memintamu untuk membuatku hamil ...." "Bagaimana mungkin ... kamu laki - laki ..." "Sampai kita bertemu lagi ... dan sampai kita menikah ... pikirkan hal itu baik - baik ...... "

More details
WpActionLinkContent Guidelines