I Belong to You

I Belong to You

  • WpView
    Reads 201
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 13, 2018
COMPLETED walaupun sudah berpacaran dengannya selama beberapa tahun ini, aku belum pernah merasa nyaman bersamanya. apa yang salah sebenarnya? Sehingga akhirnyapun, aku harus berhenti menyukainya dan memaksa diri untuk berpindah hati. Tahukah kalian semua, bahwa berpindah hati atau yang biasa kita sebut sebagai move on itu sangat menyusahkan sekali? Aku benar-benar tidak habis pikir ketika akhirnya dia memilih untuk meninggalkan aku. Apa salahku dan apa maumu? Sampai ketika dalam kurun waktu yang lumayan lama, semua terbongkar dan itu lah yang membuat aku melakukan pemindahan hati menjadi begitu mudah. Aku tak mampu lagi walaupun hanya untuk berdiri setelah akhirnya seseorang pun datang membawakan tongkat hati sehingga aku dapat berjalan lagi. Mungkin ini terdengar sedikit lebay. Kalian harus membacanya dahulu sebelum mengatakan kata diatas itu.
All Rights Reserved
#852
handsome
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Struggled
  • Matematika
  • Wedding Dress (completed)
  • MOVE ON
  • Friend's Zone's
  • SUMON (Susah Move On)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Gagal Move On [Selesai✔]

[ Noyaa Min ] Kemarin, kemarin, dan kemarin lagi, aku mencintai seseorang. Tetapi, hatiku salah memilih, dia memiliki pasangan yang mungkin tak dapat aku pisahkan, aku hanya akan menyakiti seseorang. Rasa ini terus aku pendam, tak akan pernah ada maksud untuk diungkapkan, rasanya salah sekali. Sungguh menyakitkan diam seperti ini, menyaksikan seseorang yang aku cintai bercanda gurau bersama dengan kekasihnya, temanku sendiri. Dia selalu menusuk hatiku dengan bunga setiap harinya, bukan soal cinta, tapi apa yang selalu ia katakan membuat aku jatuh cinta. Aku tak pantas bersamanya, apalagi memilikinya, pikiranku bilang pada hatiku 'bahwa dia terlalu sempurna' ini membuat aku berubah, sakit sekali. Sesekali aku menatapnya, gaya bicara yang selalu membuatku semangat, sempurna menurutku, ah-begitulah. Kembali, hatiku merasa bersalah saat aku melihat ia bersama kekasihnya yang datang tiba-tiba dan memeluknya dari belakang. Ah-aku selalu mengharapkan hal yang mustahil, semoga saja dia bisa menjadi milikku, tanpa aku harus menyakiti orang lain. Saat ini, aku masih saja menunggu, menunggu kapan ia bisa aku miliki, seutuhnya. _____________________✷______________________ [ Feeling ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines