Possesive Girl

Possesive Girl

  • WpView
    Reads 48,562
  • WpVote
    Votes 3,347
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 6, 2017
Your mine !! Veranda itu gadis yang sangat amat posesif. Primadona sekolah itu dengan tegas dan bangga tanpa malu langsung mengklaim Keynal adalah pacar nya. Membuat hidup Keynal yang awal nya tenang menjadi rusuh dalam seketika. Membuat hidup nya selalu di hantui oleh princes Ice yang entah kenapa ngebet banget ingin menjadikan dirinyra sebagai pacar nya. Bagaimana kelanjutan kisah mereka berdua ? I Dan apa tujuan Ve begitu ngebet mengaku pacar nya Keynal ? Cinta kah ? Dan Ff ini banyak mengandung unsur Dewasa, alias 21++... Jadi tolong bijak dalam memilih bacaan.. oke ! #WCAIndonesia
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ROMANCE VANESSA
  • I Love my BMX Boy
  • Kafka
  • Enough
  • Revano [#1 SAVAGE SERIES]
  • BIDADARI TERAKHIR [END]
  • L For Love ✔
  • I Win You (21+)
  • Better With You [VENAL]
  • Bad Queen

WARNING!! CERITA INI MENGANDUNG ADEGAN 21+. UNTUK PEMBACA DI BAWAH UMUR, DILARANG MELANJUTKAN MEMBACA. --- Vanessa, seorang gadis bertubuh oversize yang selalu merasa menjadi bayang-bayang di sekolahnya, menyimpan rahasia besar: ia adalah kekasih terlarang dari Markus Garcia, badboy paling ditakuti di sekolah. Markus, dengan tatapan tajam dan reputasi buruknya, adalah tipe lelaki yang tak pernah memberi kepastian namun juga tak pernah benar-benar melepaskannya. Sikap Markus yang mudah meledak, posesif, dan tak terduga membuat Vanessa berkali-kali ingin menyerah. Namun setiap kali ia mencoba menjauh, Markus selalu menariknya kembali, menyudutkannya dengan cara-cara yang membuat gadis itu tak mampu berpaling. Bisakah Vanessa bertahan dengan hubungan tanpa arah ini? Atau justru perlahan ia akan memilih meninggalkan lelaki arogan itu demi kebebasan dan dirinya sendiri? --- "Lo gendut... gatel banget, ya?!" Markus mendesis tajam, menatap Vanessa seperti sedang menantang. "A-apa sih? Aku cuma senyum, Markus. Cuma itu!" Vanessa mencoba membela diri, meski suaranya bergetar oleh campuran takut dan kesal. "Jangan ngeles." Markus mendekat, suara rendahnya membuat udara di antara mereka menegang. "Kalau sampe gue liat lagi lo senyum-senyum ke siapa pun..." Ia menyentuh dagu Vanessa, mengangkatnya paksa. "Habis lo di tangan gue." Ancaman itu bukan main-main dan Vanessa tahu betul, Markus tidak pernah bercanda soal hal seperti ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines