Pembunuhan yang menyisakan misteri ,yang menjadikan kepentingan sesaat harus di tukar dengan nyawa seseorang, tanpa melihat keluarga yang di tinggalkan, apakah sepantas itu manusia hidup menghakimi seseorang , Kebenaran harus di ungkap walau sebesar biji sawi,kan ada balasan setalah kehidupan di dunia , kehidupan yang lebih kekal serta pembalasan atas perbuatan di dunia.menyisakan pilu oleh beberapa orang yang harus menjalani hidup tanpa orang yang pernah hadir, dan kini takan ada lagi canda tawa walau sebatas angan yang telah memudar menjadikan hal yang fana.
ternyata menjadi orang dewasa yang selama ini ia takuti terjadi kepada rabiah setelah kematian orangtuanya.
itulah yang membuat rabiah takut menjalani kehidupan setelah keluar dari pesantren.
dunia yang penuh cobaan. dari ekonomi, keluarga, percintaan. semuanya Allah tumpahkan kepada dirinya secara bersamaan.
yang paling membuat rabiah ingin menyerah adalah mengetahui siapa dirinya sebenarnya setelah 25 tahun hidup di dunia.
dari sana lah awal mula perjalan hidup rabiah. tapi rabiah percaya bahwa Allah tidak mungkin memberikan cobaan ini jika iya tidak sanggup menghadapinya.
hingga Allah berikan satu karunia yang tak pernah membuat rabiah menyesal karna terus berusaha dan tidak pernah putus asa.
karunia Allah, percaya lah itu bukan hanya kata-kata selama kita mempercayai sang kuasa.