Bukan Yang Sebenarnya

Bukan Yang Sebenarnya

  • WpView
    Reads 420
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 14, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
[SLOW UPDATE] Aku tidak tahu bagaimana caranya mendeskripsikan kisah hidup ku ini. Akan ku ceritakan kisah hidupku dalam cerita ini supaya kalian mengerti sakit nya menjadi aku. Aku tidak pernah merasakan apa itu bahagia. Apalagi setelah bunda ku meninggal, hidup ku semakin tidak karuan aku tidak tahu harus berbuat apa. Ayah ku saja menelantarkan aku dan memilih pergi dengan wanita jalang itu! Ah! Tuhan kenapa takdir tidak berpihak kepadaku dan kenapa takdir tidak membiarkan aku untuk bahagia biarkan aku merasakan nya Tuhan walaupun hanya sekali saja. Aku mohon. Apa yang telah terjadi? Kenapa bahagia itu hanya sekejap, lalu pergi? Aku ingin bahagia yang abadi bukan sekedar delusi yang menghilang ketika aku terbangun dari mimpi. -Alvin Bramantio-
All Rights Reserved
#90
angan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVIN (On Going)
  • Dalam Kepalanya yang Tak Pernah Hening
  • ALEYA~~
  • BREATHE
  • Ayesha Transmigration
  • Our Tragedy
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • My Duchess / End

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines