BUKAN MATAHARIKU

BUKAN MATAHARIKU

  • WpView
    Reads 374
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Mon, Aug 7, 2017
Mengistimewakan seseorang yang mengagumi orang lain. Apakah dia bukan matahariku? Namun bukankah matahari selalu menyorot semua permukaan bumi. Selalu di butuhkan. Jika ia tak menampakkan sinarnya. Semua orang mencarinya. Sedikit saja dia menghilang, semua orang merasa begitu sedih. Di antara bintang-bintang di angkasa, ada satu bintang yang paling bersinar yaitu matahari. Sama dengan hidup, ada kalanya seseorang yang istimewa kita sebut sebagai matahari. Karena dia adalah satu-satunya yang terus bersinar di hati. Ini adalah naskah yang akan aku cetak ke publishing. Please vote and coment. Saran dan kritik sangan di tunggu. Terima kasih 😃
All Rights Reserved
#256
kisahasmara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Loving Like The Sun
  •  The Secret Of Love(lingorm)
  • Khayalku
  • ARGATA (COMPLETED)
  • Auristela
  • 1/10/21 (Revisi)
  • Drown to You - LingOrm (END)
  • AURA !!! (Ormling x lingorm)
  • Lighter (REQUEST DI PROFILE)
  • WAVER [Completed]

Kristal hanya ingin hidup seperti remaja lainnya-bebas, tertawa, dan mencintai. Tapi alergi dingin dan bayang-bayang masa lalu menjebaknya dalam dunia yang sempit. Ibunya terlalu protektif. Mimpinya terlalu jauh. Hidupnya terlalu sunyi. Lalu datang Elvaro. Cowok menyebalkan, penuh masalah, tapi punya satu hal yang tak bisa Kristal tolak: cahaya. Terjebak dalam proyek podcast kampus, mereka terpaksa berbagi waktu, ruang, dan cerita. Lambat laun, Kristal menyadari... bahwa terkadang, matahari bisa menyinari bahkan dari balik awan luka. Namun, saat hatinya mulai hangat, masa lalu pun ikut mendekat. Elvaro menyimpan rahasia besar-yang bisa meruntuhkan semua yang Kristal bangun dengan susah payah. Dan kini, di titik perpisahan dan pilihan... Kristal harus belajar mencintai, bukan dengan rasa takut, tapi seperti matahari: hangat, tulus, dan tetap bersinar-meski segalanya belum pasti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines