True Love (Slow Update)

True Love (Slow Update)

  • WpView
    Reads 8,377
  • WpVote
    Votes 521
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Mon, Nov 27, 2017
Berawal dari saat aku tak sengaja melihatnya tertawa dengan alasan yang aku pun tak tahu. Tapi hati ini seketika berdebar saat dengan tak sengaja matanya bersibobrok dengan mataku. Tatapan itu terus membayangiku hingga detik demi detik waktu berlalu, entah sejak kapan hati ini memutuskan untuk menyimpannya. Hingga pada suatu kejadian yang menyebabkan aku untuk yang pertama kali melihatnya secara dekat. Namun, rasa gugup membuat hati dan logika bertentangan yang berakhir pada perdebatan lucu menurutku. Dari kejadian itu rasa yang tersimpan cukup lama seketika menguak ke permukaan, membuatku tak bisa menahan rasa itu. Entah bagaimana caranya, aku dan dia semakin dekat dan mengenal satu sama lain. Namun, dia tak pernah mengatakan kata yang selama ini aku rasakan padanya. CINTA. Entah berapa lama lagi aku harus menunggunya. Mampukah aku bertahan diambang perasaan yang tak pasti? *MULAI DIPUBLIKASIKAN PADA AKHIR APRIL 2017* NOTE: TANGGAL yang tertera pada setiap part bukan tanggal saat part itu dipublish, tapi tanggal dimana saya menyelesaikan part dalam cerita ini. Cover by KShofiii
All Rights Reserved
#7
andra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay (Away)
  • Together with you✅
  • Dia Bahagiaku
  • SECRET Of The HEART (Tersedia Versi Cetak)
  • Brother Complex ━ Shawn Mendes
  • My Naughty Girl
  • A Sky Full Of Star
  • Skema Nestapa [Selesai]✓
  • Forced Couple
  • Forever LOVE

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

More details
WpActionLinkContent Guidelines