Menggapai Cita-Cita

Menggapai Cita-Cita

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 4, 2017
Perkenalkan Nama saya Andika Rahman.Umur saya 13 tahun,hobby saya melukis/Berkarya diatas kertas dan memikirkan hal yang Kreatif.Saya sangat suka menggambar,apa lagi dipagi hari yang cerah.Itu biasanya membuat otak saya jernih dan berkerja lebih keras lagi,dari kelas 4SD saya sudah ingin sekali menjadi pelukis.jadi saya berusaha untuk mencoba,bila saya gagal saya akan terus mencoba,mencoba,danmencobanya lagi sampai saya bisa melakukan apapun yang saya Bisa.Jadi saya dulu anak yang Nakal,semejak kelas 5 saya selalu Bikin kegaduhan dan suka membuat orang lain menderita. Dan semejak kelas 6,saya selalu beribadah,berdoa,dan Membantu orang lain.Waktu itu,saya menggambar Suasana Kota tua,tepatnya di Jakarta selatan.Saat saya sedang menggambar Suasana di Kota tua,Tiba-Tiba ada Seseorang dengan berpakaian bersih dan rapi menghampiri ku.Saat Paman itu memanggilku,Saya terkejut dan ketakutan.Dan Paman itu berkata: Jangan Takut ya dek,Paman sedang mencari seorang anak yang mempunyai bakat seperti: Pelukis,Penari,Drum band. Dan perkenalkan nama saya Muhammad Fiqri,nama adek siapa,nama saya Andika paman,Jangan panggil saya paman,panggil saja saya pak Fiqri.Baik lah pak,semejak itu saya berbicara dengan Bapak Fiqri,dia menawarkan saya untuk mengkuti kontes melukis,dan saya terima tawaran pak Fiqri itu. Saat pak Fiqri berkunjung kerumah saya,dia terkagum dengan hasil kerja keras saya.Pak Fiqri berkata,Wah Lukisanmu sangat bagus Andika,padahal kamu masih kelas 2SMP tetapi pintar melukis segala hal, kenapa lukisanmu itu tidak diPajang di Museum?.padahal Lukisanmu ini sangat bagus,lalu aku menjawabnya Tidak pak Fiqri,lukisanku hanya untuk membuat saya Senang dan pak Fiqri bertanya lagi kepadaku,kamu hanya sendiri dika?.Iya pak,Baiklah bapak akan menjagamu,Terimakasih ya pak Fiqri!!!Jadi, besok kamu harus bersiap-siap untuk kontes besok,Baik pak.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • OUR [Selesai]
  • POSESIF (END)
  • Bahagia Ku Dikala Senja
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • POLARIS
  • Ayesha Transmigration
  • My Duchess / End
  •  a girl's secret

"Pameran seni, sedih banget" ucap Kenzo, kali ini dengan pandangan meremehkan. Anaya mengeram marah, mengumpat dalam hati atas mimik wajah Kenzo yang di tampilkannya sekarang, Kenzo selalu seperti itu dan Anaya tidak suka. Anaya hanya diam, tidak berniat menjawab perkataan Kenzo, karna dia tau jika di jawab, Kenzo tidak akan bherenti. "Gue menduga sih, pasti cowok lo itu orang kolot yang ngajakin ke pameran seni, sedih banget gue dengernya" ucap Kenzo memancing emosi Anaya. "Iri itu tanda tak mampu lohh" ucap Anaya, tanpa menoleh ke arah Kenzo. "Gue nggak iri, cuman kasian aja sebasi itu cuman di ajak ke pameran seni, ngenes banget nggak sih nay" ujar Kenzo sambil menaikkan sebelah alisnya YANG PENASARAN LANGSUNG CEK YAHH:) OKE INI CERITA KEDUA AUTHOR SELAMAT MEMBACA JIKA ADA NAMA YANG SAMA HARAP MAKLUM SESUNGGUHNYA AUTHOR SERING SALAH :) UPDATE KETIKA MOOD NULIS SANGAT BAIK :)

More details
WpActionLinkContent Guidelines