_Waiting For You_

_Waiting For You_

  • WpView
    LECTURAS 73
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, mar 5, 2017
~Akankah kau mampu bertahan di saat ia nyaris tak pernah punya waktu untukmu? Sudahi atau pertahankan? Semua keputusan ada padamu. Jangan sampai kau menyesal.~ Alunan music menandakan sebuah panggilan berdering di seberang sana, entah apa yang membuat seorang namja pemilik ponsel itu tidak menjawab panggilan masuknya. Sementara di sebrang sana, seorang yeoja yang berada di sebuah restoran tampaknya mulai menyerah karna teleponnya tak kunjung ada jawaban. Sesekali ia mengetik sebuah pesan sebagai keputusan terakhir walau ia tahu pesannya akan di baca setelah tiga atau lima jam setelah pesan di terima. Tak lama setelah mengirim pesan itu, ia pergi meninggalkan meja yang dihiasi dua gelas berisi wine Château Margaux tahun 2001 dan tart red valvet yang tertera tulisan 'Happy Anniversary' dengan wajah penuh dengan kekecewaan.
Todos los derechos reservados
#1
yeoli
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Mahligai Sunyi
  • ALEYA~~
  • As Possible
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • SEMESTA TAK MERESTUI
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • With You 나는 행복�하다
  • The Rain [SoonHoon]
  • CORNELIA : Sweet Enemy [COMPLETE]

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido