Story cover for Misadventure by snizzleboo_
Misadventure
  • WpView
    Leituras 277
  • WpVote
    Votos 23
  • WpPart
    Capítulos 8
  • WpView
    Leituras 277
  • WpVote
    Votos 23
  • WpPart
    Capítulos 8
Em andamento, Primeira publicação em mar 05, 2017
Lala malas kalau Sarah bercerita tentang hal-hal berbau cinta. Bukannya Lala tak suka mendengar curhatan Sarah, tapi Lala sendiri tak tahu harus merespon apa. Toh, dirinya sendiri belum pernah merasakan kupu-kupu terbang di dalam perut seperti yang sering sahabatnya deskripsikan.

Namun akhirnya, sekali dalam seumur hidupnya, Lala bercerita tentang seorang lelaki kepada Sarah. Lelaki jangkung slengean bernama panjang Rafael Bagas Pratama.

Saat Sarah tersenyum jahil setelah mendengar curhatannya, Lala menggelengkan kepalanya dengan cepat, seakan mengetahui arah pikiran Sarah.

"Bukan berarti gue suka, kok! Gue 'kan cuma cerita doang!"

Namun Sarah tahu, hati Lala tidak sinkron dengan apa yang diucapkannya.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Misadventure à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#663cewek
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Rindu Senin Pagi, de Rizardila
25 capítulos Concluída
Kisah ini terinspirasi dari kisah nyata. Kisahku, perempuan bodoh yang terpaksa duduk sebangku dengan laki-laki pintar yang menyebalkan. -- Aku mencarinya di dalam tas, semua isi tas kukeluarkan dan kuletakkan di atas meja. Namun tetap tidak ada. Aku mencari di kolong meja, mencari di bawah meja dan bawah kursi. Hingga sepertinya laki-laki di sebelahku terganggu dengan keribetanku. "Ribet banget." Katanya datar sambil mengeluarkan buku dari dalam tasnya. Aku menoleh ke arahnya sebentar "Apaan, sih, lu?" Balasku kesal. Lalu lanjut lagi mencari-cari pulpenku di dalam tas. Aku ingat betul selalu meletakkan pulpenku di bagian depan tas. Namun pagi ini entah kenapa ia menghilang. "Kaya enggak ada pulpen lain aja." Ucapnya sinis. "Apaan, sih? Orang gue cuma punya satu! Lagian, lu, temennya lagi susah nyari pulpen, bukannya bantu, malah nyinyir." Balasku kesal. Ia menoleh ke arahku. "Mana ada pelajar ke sekolah cuma bawa pulpen satu?!" "Gue cuma bawa satu." Terdengar suara salah satu siswa yang duduk di bagian belakang. "Gue juga bawa pulpen satu doang." Terdengar suara siswa yang lainnya. "Denger, kan, lu? Bukan cuma gue yang bawa satu pulpen ke sekolah. Banyak! Makanya jangan samain orang-orang sama lu. Mentang-mentang rajin, teliti, rapih, dan semua alat tulisnya lengkap!" "Bawel!" Ketusnya sambil membuka buku catatannya. Ia mulai fokus dengan buku catatannya itu. "Yaudah gue pinjem pulpen lu, satu." "Gue cuma bawa satu." Jawabnya pelan. "Bintaaaang!" Teriakku. Bintang terkejut melihatku. Dan sepertinya seluruh siswa di kelas juga menoleh ke arahku. Termasuk Bu Vivi yang sedang duduk di kursi guru. Aku tertunduk malu setelah tidak sengaja membentak Bintang yang tingkahnya selalu saja seperti minta dimaki-maki.
Talvez você também goste
Slide 1 of 8
You Are My Destiny cover
Rindu Senin Pagi cover
RAJAWALI cover
DRABIA [END] cover
ELGA cover
I HATE YOU BUT I LOVE YOU cover
Shy Shy Cat cover
DAVARA cover

You Are My Destiny

20 capítulos Concluída

Entah ini memang sudah menjadi nasibnya atau bukan. Pricilla Ester Tan. Gadis yang mengorbankan perasaannya dan merelakan orang yang dicintainya untuk bahagia dengan sahabatnya sendiri. Dia pikir, dia akan bahagia dengan orang yang baru saja disayanginya saat dia masuk SMA. Tapi ternyata dia lagi dan lagi harus mengorbankan perasaanya dan merelakan orang yang baru ia sayangi bahagia dengan sahabatnya. Saat SMP dia menolak cinta pertamanya dengan alasan dia ingin sahabatnya bahagia. Maka dia memohon kepada cinta pertamanya itu untuk memacari sahabatnya sendiri. Tapi dia percaya bahwa apa yang dia perbuat akan berbuah manis. 'Karena gue percaya kalo gue sama lo berjodoh, kita akan di takdirkan bersama.' - Pricilla 'Dan sekarang, gue juga mulai akan percaya sama hal itu.' - Keano