Too Good to Say Goodbye

Too Good to Say Goodbye

  • WpView
    Reads 709
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 25, 2017
Mengenalmu, berada didekatmu, menjagamu, ada disetiap tangis dan tawamu, membuatku merasa aku adalah manusia paling beruntung dan paling bahagia. Sosok mu seolah menggantikan peran seorang ayah bagiku. Tatapmu seolah mengajakku untuk selalu berada disampingmu. Senyummu "seolah" membuatku melupakan hal yang seharusnya tidak kulupakan. Seharusnya aku tidak lupa bahwa kau bisa saja hanya sementara. Bila saja kala itu aku sadar. Aku menyesal mengenalmu. Namun, salahkah aku bila aku ingin tetap berada disisi mu ? Aku kehilangan keluargaku. Aku kehilangan temanku. Aku kehilangan sahabatku. Jangan buat aku kehilangan diriku, karena aku kehilanganmu. Karena kamu adalah aku.
All Rights Reserved
#8
feelreal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Missing You (COMPLETED)
  • [Bukan] Cinta Pertama
  • Tentang Rindu [Sudah Diterbitkan]
  • Di Kala Remaja
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • Summit (A Loveship #2)
  • The Cool My Boy Friend [TAMAT]
  • Cempaka Terakhir ✔
  • The Other Side [Telah Difilmkan & Diterbitkan]
  • Letha

"Kamu itu nyata, tapi tak terlihat ada." ~Maharani~ Kamu hanyalah ilusi terbesar bagiku. Orang lain tak bisa melihatmu, tapi aku bisa menemukan kehadiranmu di sisiku. Kamu hidup, tapi tak pernah terlihat. Kehadiranmu ada, tapi tak bisa di rasakan oleh mereka. Mungkin bagi mereka ini hanyalah halusinasi belaka, tapi bagi kita ini adalah suatu hal untuk membuktikan fakta yang sebenarnya. Bagaimana jadinya jika kita jatuh cinta pada makhluk tak kasap mata? Mungkin ini adalah suatu hal yang mustahil tapi memang begitu kenyataannya. Maharani adalah seorang gadis yang hidup dengan keluarga yang berantakan. Kedua orangtuanya ada, tapi tak pernah memperdulikan dirinya. Sampai suatu ketika ia merasakan kehancuran dalam hidupnya. Membuat ia tak sanggup untuk hidup dan berniat mengakhiri hidupnya, tapi itu semua ia urungkan ketika sosok pria memberinya dukungan juga menolongnya dari kematian. Pria itu adalah Fajar Ragardan. Pria ramah dan dingin yang selalu ada untuknya. "Mereka tak salah, tapi fakta yang kamu tak tahu adalah, bahwa keberadaan diriku tak pernah nyata." ~Fajar Ragardan~ Semua ini memang tak nyata, hanya ada roh yang menjalar, namun tak menetap di satu sisi yang memang nyata. Ketika cinta terbit, apa seorang wanita yang selalu membuat masalah akan menyadari, bahwa pria yang membuat dirinya lebih hidup nyata? Atau justru kesedihan yang akan memisahkan mereka berdua?

More details
WpActionLinkContent Guidelines