Kumbang Punya Rasa

Kumbang Punya Rasa

  • WpView
    Reads 432
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 9, 2017
Terkadang saya berpikir, bahwa setiap kita adalah pendongeng. Ya, pendongeng. Begitu banyak waktu berlalu dengan kisahnya yang kau cipta. Tapi sayang kau hanya sebatas menciptakan cerita tanpa menuliskannya. Padahal kamu punya ribuan cerita dalam kepalamu sendiri. Kamu hanya perlu menuliskannya saja. Terlepas dari bagus atau tidak cerita itu, penting atau pun tidak, keyboardmu tak pernah menjadikannya sebuah masalah. Saya jadi teringat sebuah coretan lusuh yang saya temukan dalam sebuah artikel. Di sana sang penulis (saya lupa namanya) mengatakan; "Jika kamu bukan anak dari seorang Raja, maka menulislah...!!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Romantic Short Story [SUDAH DIBUKUKAN]
  • ADZKIYA (Selesai)
  • Satu Bagian, Suatu Kisah
  • My Imagination : Love Without Problem
  • Kumpulan Cerpen
  • RAIN (NOAH's Song-SALLY SENDIRI)
  • BAHAGIA [Open PO]

Cinta pertama tidak pernah sederhana. Dua hati yang bertemu membawa kisah yang berbeda, dengan luka dan harapan yang saling bercampur. Ia tak pernah menyangka bahwa cinta bisa datang begitu tiba-tiba-di tempat yang bahkan tak pernah iaharapkan. semuanya dimulai dari senyuman yang awalnya tak berarti, hingga kata-kata yang terus melekat di hati. Tapi di balik keindahannya, cinta pertama ini mengajarkan sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya: perasaan takut, sakit, dan kebingungan yang bercampur jadi satu. perasaan yang tumbuh perlahan, melawan ketidakpastian dan rasa takut yang belum pernah ia kenal. Di satu sisi, dia bertanya-tanya, "Apakah cinta ini adalah berkah atau justru sebuah ujian yang akan melukai hati kami berdua?" Di sisi lain, ada hati yang mencoba mencintai dengan tulus, meski bayangan masa lalu masih membekas. Dia bertanya pada dirinya sendiri, "Apakah cinta ini akan benar-benar yang terakhir? Atau hanya sebuah cerita singkat yang akan berakhir tanpa jawaban?". Namun cinta bukan hanya soal perasaan, tetapi juga keputusan. Keputusan untuk bertahan, melepaskan, atau memperjuangkan sesuatu yang mungkin tidak lagi sama. Ini adalah kisah dua orang yang mencoba mencari arti dari cinta, harapan, dan kehilangan. Sebuah perjalanan yang tidak hanya mengajarkan mereka tentang cinta, tetapi juga tentang diri mereka sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines