Ketua Basket Vs Ketua Volly

Ketua Basket Vs Ketua Volly

  • WpView
    Reads 38,160
  • WpVote
    Votes 1,278
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 3, 2017
Indah Pratiwi adalah salah satu murid kebangga SMA Harapan Bangsa kelas XII IPA 3. Tiwi menekuni bidang olahraga sejak dia kecil. Bidang olahraga yang dia tekuni saat ini adalah volly. Dari dia SD sampai SMA ini. Dia mendapatkan banyak penghargaan, tidak hanya dalam bidang olahraga. Dalam hal pelajaran dia selalu menempati peringkat pertama, tetapi dalam masalah percintaan dia lebih mengabaikannya. Ridwan Syarief murid baru pindahan dari Jakarta dia menetap di Surabaya bersama dengan Kakek dan Neneknya. Sejak kecil Ridwan lebih suka dengan olahraga Basket. Meskipun dia murid baru, baru beberapa hari dia masuk sekolah dan masuk ke club basket sekolah. Dia sudah diangkat menjadi Leader Basket sekolah barunya. Dalam hal percintaan dia seperti Tiwi yang selalu mengabaikannya. cerita ini hanya fiction saja. Dan tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan saya sehari hari. TERIMAKASIH
All Rights Reserved
#23
volleyball
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • diagnosis hati
  • Different (END)
  • Echoes of Youth
  • Aira
  • My Cengeng Girlfriend✔
  • Hope Was My Mistake
  • Slamdunk My Heart
  • Friendzone

Raisa Ayu Nararya sudah dikenal di preklinik sebagai mahasiswi yang mudah bergaul. Dia tak pernah ragu untuk menyapa siapa pun, bahkan dengan orang yang baru dikenalnya sekalipun. Namun, ada satu orang yang selalu membuatnya penasaran-Harsa Adikara, teman sekelas yang terlihat serius dan sangat tertutup. Harsa, dengan sikap dinginnya, seolah tidak tertarik untuk bergaul kepada siapa pun, bahkan dengan Raisa yang sering kali coba mendekatinya. Raisa sebenarnya sudah lama menyukai Harsa, meskipun dia tahu Harsa bukan tipe orang yang mudah didekati. Semua teman-temannya di preklinik tahu bahwa Raisa punya perasaan pada Harsa, namun Harsa tetap dengan sikap dinginnya. Raisa bahkan sering melontarkan candaan tentang perasaannya kepada teman-temannya, meski ia sadar Harsa tak akan pernah menanggapi. Namun, segalanya berubah setelah mendapat kabar mengejutkan-Raisa dan Harsa dipasangkan dalam satu tim koas. Mereka berdua harus bekerja bersama dalam satu shift jaga di rumah sakit, dan tentu saja, ini membuka kesempatan baru bagi Raisa untuk lebih dekat dengan Harsa. Tugas-tugas medis yang intens membuat mereka berdua sering berinteraksi. Raisa yang luwes dan apa adanya, mencoba untuk lebih dekat dengan Harsa, meskipun dia selalu mendapat respons yang terkesan dingin. Harsa yang selalu terlihat tidak tertarik dengan hubungan sosial pun mulai merasa kebingungan dengan perasaan Raisa yang terus-menerus menggodanya. Meskipun begitu, Harsa tetap menjaga jarak, seolah ada sesuatu yang menghalanginya untuk membuka hati. Harsa mulai merenung. Mengapa dia begitu menahan diri? Mengapa dia begitu sulit untuk percaya bahwa hubungan bisa berjalan baik-baik saja? Apakah ada yang salah dengan hatinya? Harsa mulai berusaha mencari jawaban atas pertanyaannya sendiri, mencoba mendiagnosis perasaan dan ketakutannya akan hubungan dengan orang lain-terutama dengan Raisa, yang terlihat begitu percaya diri. Akankah Harsa akhirnya mampu membuka hati dan mempercayai cinta? #kedokteran

More details
WpActionLinkContent Guidelines