We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
DEPENDS

DEPENDS

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 9, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Kau Tau HULK kan? Monster hijau yang menghancurkan segalanya yang berusaha menyakitinya. monster hijau yang muncul saat Barnes merasakan bahaya dan kemarahan dan akan hilang saat Barnes sudah aman. lantas mengapa Barnes tidak menyukai HULK? padahal HULK disana saat dokter barnes menderita? mengapa Barnes begitu membenci kehadiran HULK? apa yang direbut HULK dari barnes? Menurutmu apakah HULK juga menyukai Barnes? kenapa dia bias hadir dikehidupan Barnes? Ini bukan Kisah mereka Berdua. Ini Kisahku dengan beberapa HULK dalam diriku. Picture By Pinterest
All Rights Reserved
#454
bipolar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyesal Telah Menyakitimu
  • Hug Me {Sehun Irene}
  • KHALILA AND OTHERS
  • LDR
  • Memories in Moon
  • ARIANA
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • Harapan Yang Salah
  • DRABIA [END]

"Aku nggak mau susui bayiku, aku takut dia ketagihan dengan asiku, dan aku mau... mama dan papa mengaku kalau bayi itu adalah anak mama dan papa, anak kandung mama dan papa, dan bayi itu adalah adikku! Bukan anakku!"ucapnya amat tegas, mau tak mau, rela tak rela dan semua ini terjadi karena seorang pria bernama Bian yang sudah menyakitinya sebegitu dalamnya, memanfaatkannya, menipunya dan terakhir... pria itu mengkhianantinya, menduakannya dengan cara menikah lagi.... Jadi, wajar aja kan, Nina yang baru berumur 19 tahun, tak mau repot dan malu, mengaku kalau bayi merah yang baru dia lahirkan adalah anaknya! Tapi, bayi itu adalah adiknya! *** "memang apa yang kamu harapkan,? di cintai, di sukai olehku secara murni? sadar diri, Nina. Kamu hanya gadis kampung yang beruntung dinikahi pria kaya kota sepertiku! Berterimakasihlah pada tubuhmu, berkat dia aku sudi melirik denganmu." Nina hanya diam, tak membalas ucapan Bian, pikirnya tidak usah mengotori mulut untuk membalas ucapan jahat pria itu. Cukup menjauh, menghilang, agar tak melihat pria bajingan itu lagi, itu yang harus dia lakukan. sesegera mungkin!

More details
WpActionLinkContent Guidelines