Bayangan yang Sama

Bayangan yang Sama

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 17, 2017
Prolog Brrakkk... "ah maaf ya. Kau tidak apa-apa?" Pria berlesung pipi itu menatapku. "Ah iya tidak apa-apa kok" Ya ampun Tuhan, manis sekali makhlukMu yang satu ini "Kalau gitu aku duluan ya". Pria itu pergi meninggalkanku. Membiarkanku disini yang hanya mampu menatap punggungnya yang lama kelamaan semakin menghilang. Apa yang kau ingin kau lakukan jika kau bisa kembali ke masa lalu atau pergi kemasa depan? Apa kau masih bisa melihat kembali pahitnya masa lalu, atau bisa kah kau tahan melihat pedihnya masa depan? Dinda Nur Khasanah, seorang gadis dengan sejuta harapan dan hayalan tentang kehidupannya. Dinda merasa dia sudah bertemu dengan pria yang menjadi cinta pertamanya sekaligus takdirnya dimasa depan. Namun, tanpa dia sadari ada orang lain yang jauh lebih perhatian kepadanya, lebih tau isi hatinya, lebih mengenal dia dari pada pria yang menjadi cinta pertamanya itu. Ditengah - tengah kehidupannya, muncul hal yang sangat membingungkan bagi Dinda. Bisakah Dinda menyelesaikan kebingungannya? BAYANGAN YANG SAMA. Cerita bergenre fantasi, sci-fi, romance, dan school yang penuh keabsurdan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • OUR PROMISE
  • Suddenly Becomes Samara In The Novel
  • Blue Trapped In BL Novel
  • EPIPHANY
  • She's Not Angle Or Devil [On Going]
  • Arsyilazka
  • EXCHANGE
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • Jejak yang Tak Pernah Hilang

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines