Wanita Pilihan. (SUDAH TERBIT)

Wanita Pilihan. (SUDAH TERBIT)

  • WpView
    Reads 1,110,113
  • WpVote
    Votes 17,394
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 17, 2021
Ketika hati harus mencintai dan melepas karena Allah. Apa jadinya jika masa lalu telah mengubah seorang Adam yang membenci sebuah komitmen justru harus terikat dengan satu komitmen bernama pernikahan? Terlebih pernikahan itu tidak ada landasan bernama cinta. Berbagai cara dia lakukan untuk membentengi hatinya. Menolak kebaikan serta perhatian Hilya dan bertekad, bahwa tidak akan pernah jatuh cinta pada seorang gadis pilihan orang tuanya. Berbagai cara Adam menepis segala kebaikan wanita yang hadir di hidupnya hingga akhirnya dia jatuh cinta. Tapi apakah sama halnya dengan Hilya? Lalu, bisakah Adam meyakinkan Hilya bahwa dia adalah takdirnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PILIHAN TERBAIK (Tamat - Revisi)
  • Setulus Kasih Aisyah [Terbit]
  • Antara Cinta, Waktu, dan Takdir
  • Takdir Sang Ilahi
  • Seindah Surga Yang Dirindukan (Tamat)
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • True Love [Completed✔]
  • My Unplanned Husband
  • Permata Yang Tersembunyi✅[ Belum Revisi ]

Antariksa merasa terjebak dalam perjodohan yang ibunya buat. Hal klise yang tidak bisa dihindarinya karena belum juga bisa membawa calon istri sampai pada waktu yang sudah disepakati. Dan kali ini, dirinya harus menghadapi calon istri yang tidak diinginkan. Bagaimana bisa dia menikah dengan wanita yang pernah menjadikannya target balas dendam di masa lalu? Maka, saat wanita itu mengajukan ide gila untuk membatalkan perjodohan yang berlangsung, tanpa pikir panjang Antariksa menyetujuinya. Namun, sayangnya ide itu pada akhirnya hanya melukai hatinya yang diam-diam telah menaruh hati pada wanita itu. Jadi, haruskah Antariksa melawan ego dan mengakui perasaannya? Atau tetap melanjutkan rencana pembatalan perjodohan dan meyakini waktu akan menyembuhkan hatinya secara perlahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines